Yota Balad: Pembangunan Pariaman Harus Berlandaskan Nilai Agama dan Budaya

News27 Dilihat

Pariaman, RANAHNEWS.com – Wali Kota Pariaman Yota Balad menegaskan pembangunan Kota Pariaman tidak hanya berorientasi pada kemajuan infrastruktur dan pariwisata, tetapi juga harus ditopang penguatan nilai agama dan budaya. Komitmen tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan Sholawat, Zikir, dan Doa Bersama dalam rangka memperingati Hari Jadi (HUT) ke-24 Kota Pariaman di Halaman Balai Kota Pariaman, Jumat (3/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kota Pariaman Afrizal Azhar, Ketua TP PKK Kota Pariaman Ny. Yosneli Balad, Ketua GOW Kota Pariaman Ny. Dina Mulyadi, Ketua DWP Kota Pariaman Ny. Nelvia Azhar, jajaran kepala OPD, camat, kepala desa dan lurah, ASN Pemerintah Kota Pariaman, serta tokoh masyarakat dan alim ulama.

Yota Balad mengatakan, memasuki usia ke-24 tahun, Kota Pariaman terus bergerak maju dan berbenah di berbagai sektor sesuai tema peringatan tahun ini, “Bergerak Cepat, Pariaman Hebat.” Menurutnya, pembangunan daerah harus berlangsung secara seimbang antara pembangunan fisik dan pembangunan karakter masyarakat.

Keberhasilan pembangunan infrastruktur dan sektor pariwisata, termasuk penyelenggaraan Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman 2026, kata dia, akan semakin bermakna apabila diiringi dengan pembangunan sumber daya manusia yang berakhlak mulia.

“Melalui visi pembangunan sebagai kota wisata yang maju dan kreatif, Pemkot Pariaman tetap mengedepankan nilai berbasis agama dan berbudaya. Kegiatan sholawat, zikir, dan doa bersama pagi ini bukan sekadar seremonial, melainkan benteng spiritual agar kota kita senantiasa diberikan keberkahan, kedamaian, serta dijauhkan dari marabahaya,” ujar Yota Balad.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pendiri kota, tokoh masyarakat, dan alim ulama yang telah berkontribusi dalam perjalanan pembangunan Kota Pariaman.

Menurut Yota, peringatan HUT ke-24 menjadi momentum untuk melakukan evaluasi sekaligus mempererat silaturahmi dan semangat gotong royong masyarakat, sebagaimana tercermin dalam tradisi Makan Bajamba yang telah sukses menjadi bagian dari rangkaian peringatan hari jadi kota tahun ini. (rn/*/pzv)

Komentar