86 Mahasiswa STIKES Piala Sakti Pariaman Resmi Jalani Praktik Klinik

Pendidikan30 Dilihat

Pariaman, RANAHNEWS.com – Sebanyak 86 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Piala Sakti Pariaman resmi memasuki tahap praktik klinik setelah mengikuti pemasangan uniform dan pengucapan sumpah janji DIII Kebidanan serta kepaniteraan S-1 Keperawatan Tahun Akademik 2025/2026 di Aula Balai Kota Pariaman, Selasa (5/5/2026).

Kegiatan ini menandai transisi mahasiswa dari pembelajaran teori menuju praktik lapangan di berbagai fasilitas kesehatan. Peserta terdiri dari 14 mahasiswa DIII Kebidanan dan 72 mahasiswa S-1 Keperawatan, termasuk 11 mahasiswa dari program Saga Saja Plus.

Wali Kota Pariaman, Yota Balad, menegaskan bahwa pemasangan uniform bukan sekadar seremoni, melainkan simbol kesiapan dan tanggung jawab mahasiswa dalam menjalankan profesi di bidang kesehatan.

“Ananda akan menjadi garda terdepan bidang kesehatan Kota Pariaman. Tanggung jawab ananda semua adalah menjadi lulusan kesehatan yang profesional, profesional ini ditunjukan dari disiplin, memiliki dedikasi dan ramah dalam melayani pasiennya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, program Saga Saja Plus merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah untuk membantu anak-anak kurang mampu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

“Kepada ananda semua mari tingkatkan belajar, pendidikan adalah salah satu untuk memutus rantai kemiskinan karena pendidikan merupakan alat paling efektif untuk menghentikan pola kemiskinan antar generasi,” katanya.

Yota juga mengingatkan pentingnya sikap dalam pelayanan kesehatan saat mahasiswa memasuki praktik klinik.

“Pada momentum capping day, ananda akan memasuki dunia kesehatan yang sebenarnya. Kepada ananda perawat dan bidan yang akan pratek ditahun ini, saya berharap ananda memberikan pelayanan yang baik kepada pasiennya, selalu mengutamakan keramahan dan selalu senyum karena dengan senyuman itu sudah obat bagi para pasien,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua STIKES Piala Sakti Pariaman, Syahrul, menyebut kegiatan ini menjadi langkah awal mahasiswa untuk terjun langsung memberikan pelayanan kepada masyarakat di berbagai fasilitas kesehatan.

“Mudah-mudahan dengan pemasangan uniform ini bisa menjadi langkah awal mahasiswa melakukan kegiatan praktek terhadap pasien baik di rumah sakit, klinik maupun dilembaga-lembaga kesehatan lainnya,” ujarnya. (rn/*/pzv)

Komentar