Wakil Wali Kota Pimpin TSR II ke Sikapak Barat

Politik51 Dilihat

Pariaman, RANAHNEWS.com — Penguatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat kembali digelar melalui Safari Ramadan Pemerintah Kota Pariaman. Tim II yang dipimpin Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi mengunjungi Masjid Muhammadiyah Al Bukhari, Desa Sikapak Barat, Kecamatan Pariaman Utara, Senin (2/3/2026) malam.

Rombongan Tim Safari Ramadan II turut diikuti Wakil Ketua DPRD Yogi Firman, Ketua DWP Dina Mulyadi, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Pariaman Syaiful Azmi, Ketua KONI Edison Trd, staf ahli, kepala OPD, camat, kabid, utusan Pramuka, dan unsur lainnya.

Mulyadi menyampaikan, Safari Ramadan secara fungsional menjadi perekat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus membangun komunikasi harmonis dengan rakyat sebagai pemilik kedaulatan dan pemberi amanah.

“Kegiatan Tim Safari Ramadhan, secara fungsional diharapkan akan menjadi salah satu perekat hubungan antara pemerintah dengan masyarakat. Secara substansi adalah membangun komunikasi yang harmonis, antara Pemerintah dengan rakyat sebagai pemilik kedaulatan sekaligus pemberi amanah,” ujarnya.

Ia menilai kegiatan tersebut membuka ruang pertemuan langsung dengan masyarakat di akar rumput untuk mendengar keluhan dan aspirasi yang tidak selalu tersampaikan dalam forum formal.

Dalam kesempatan itu, Mulyadi memaparkan sejumlah program unggulan pemerintahan Balad-Mulyadi yang telah dijalankan pada tahun pertama, di antaranya Program Pariaman RISALAH (Beriman, Saleh, dan Berakhlak), Satu Keluarga Satu Hafiz, Kembali ke Surau, serta Pesantren ASN yang dilaksanakan di masyarakat, satuan pendidikan, dan pondok pesantren.

Ia juga menyebut Program Asuransi Kesehatan dan Keselamatan Kerja bagi lembaga adat dan kemasyarakatan desa/kelurahan, termasuk unsur pemangku adat dan petugas keagamaan.

“Kemudian ada Program Asuransi Kesehatan dan Keselamatan Kerja Bagi Lembaga Adat, Kemasyarakatan Desa/Kelurahan, seperti Urang tuo, Bundo kanduang, Kepalo Mudo, Cadiak pandai, Ketua Pemuda, badan keamanan serta pemangku adat dan petugas keagamaan seperti imam, khatib, labai, dan guru MDA/TPA, yang bertujuan untuk memberikan perlindungan finansial dan kesejahteraan bagi mereka yang berperan dalam kegiatan keagamaan dan pendidikan agama,” tukasnya.

Program SAGA SAJA (Satu Keluarga Satu Sarjana) Plus untuk keluarga tidak mampu juga dilanjutkan. Melalui skema tersebut, mahasiswa dapat berkuliah di kampus yang ada di Kota Pariaman seperti UNISBAR, STIT, dan STIKES Piala Sakti.

“Plus dari Program SAGA SAJA adalah kita mengkuliahkan mereka di kampus yang ada di Kota Pariaman, seperti UNISBAR, STIT, STIKES Piala Sakti, dan kampus lainnya, sehingga mereka dapat membantu orang tua sambil berkuliah,” jelasnya.

Selain itu, Pemko Pariaman telah menyalurkan program baju sekolah gratis bagi seluruh siswa kelas I SD pada tahun ajaran baru. Program bimbingan belajar sekolah kedinasan untuk keluarga tidak mampu juga dijalankan dan disebut diminati masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Mulyadi menyerahkan bantuan sebesar Rp7,5 juta dan Alquran kepada Ketua Masjid Muhammadiyah Al Bukhari Zulkamal yang didampingi Kepala Desa Sikapak Barat Almasri.

Kegiatan ditutup dengan ajakan untuk mengisi Ramadan dengan peningkatan keimanan dan kepedulian sosial. (rn/*/pzv)

Komentar