Rakor P2P Pariaman Bahas Kesiapsiagaan Hadapi Kenaikan Kasus Campak

Pendidikan92 Dilihat

Pariaman, RANAHNEWS — Pemerintah Kota Pariaman melalui Dinas Kesehatan menggelar rapat koordinasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) di Aula RM Joyo Makmur, Senin (8/12/2025). Kegiatan yang dibuka Wali Kota Pariaman Yota Balad ini melibatkan kepala sekolah SD/MI dan SMP/MTs serta para camat se-Kota Pariaman.

Dalam arahannya, Yota Balad menyatakan bahwa rakor tersebut menjadi langkah penting untuk mengevaluasi capaian program P2P, sekaligus mengidentifikasi hambatan di lapangan, terutama dalam upaya deteksi dini potensi Kejadian Luar Biasa (KLB) di tengah meningkatnya kasus campak di Indonesia.

“Kita perlu memperkuat komitmen dan sinergi antarpemangku kepentingan, karena keberhasilan program P2P tidak dapat diatasi oleh jajaran Dinas Kesehatan sendiri. Penguatan koordinasi menjadi salah satu kunci menghadirkan peran pemerintah daerah dalam menjawab tantangan kesehatan,” ujarnya.

Ia menegaskan pentingnya cakupan imunisasi bagi anak usia sekolah sebagai bentuk pertahanan diri dari penyakit menular. Yota berharap forum ini dapat merumuskan langkah konkret, mengoptimalkan pendataan sasaran dengan melibatkan kader setempat, serta mendorong inovasi berbasis kearifan lokal agar masyarakat memanfaatkan fasilitas kesehatan.

“Sosialisasi juga perlu dilakukan secara konsisten dan berkesinambungan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat,” tambahnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pariaman, Nazifah, melaporkan bahwa berbagai daerah di Indonesia mengalami peningkatan kasus campak dan penyakit menular lainnya yang bahkan telah menimbulkan sejumlah KLB. Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa cakupan imunisasi belum mencapai target nasional sehingga kekebalan kelompok belum terbentuk optimal. Ia menjelaskan bahwa rapat koordinasi ini diperlukan untuk menyamakan persepsi, memperkuat jejaring kerja, dan merumuskan langkah pengendalian yang terintegrasi.

Melalui rakor ini, diharapkan tercipta sinkronisasi data, strategi respons cepat, optimalisasi peran lintas sektor, serta penguatan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi KLB, sehingga seluruh pemangku kepentingan memiliki komitmen yang sama dalam melindungi masyarakat dari ancaman penyakit campak dan penyakit menular lainnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP-PKK Kota Pariaman Ny. Yosneli Balad, perwakilan Kemenag Kota Pariaman H. Amril Tuanku Kuniang, Ketua MUI Syofyan Jamal, Kepala Disdikpora Hertati Taher, serta perwakilan rumah sakit umum dan swasta se-Kota Pariaman. (rn/*/pzv)

Komentar