Pariaman, RANAHNEWS.com — Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi menegaskan pentingnya kolaborasi antara Pemerintah Kota Pariaman dan Kementerian Agama (Kemenag) sebagai upaya memperkuat pembangunan daerah, saat menghadiri silaturahmi Aparatur Sipil Negara (ASN) Kantor Kemenag Kota Pariaman yang dirangkaikan dengan pemotongan hewan kurban di Kantor Kemenag Kota Pariaman, Desa Air Santok, Kecamatan Pariaman Timur, Sabtu (30/5/2026).
Menurut Mulyadi, sinergi antara pemerintah daerah dan Kemenag perlu terus dijaga karena menjadi kekuatan penting dalam mewujudkan Kota Pariaman yang lebih baik.
“Kegiatan seperti ini perlu terus kita jaga. Kolaborasi ini penting dilakukan agar kita dapat saling menguatkan antara satu dengan lainnya,” kata Mulyadi.
Ia menyebutkan kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat ukhuwah antara Pemerintah Kota Pariaman dan Kemenag Kota Pariaman sebagai instansi vertikal Kementerian Agama.
“Kalau Kemenagnya kuat, maka pemerintah juga akan kuat,” ujarnya.
Mulyadi mengapresiasi kerja sama dan berbagai kegiatan keagamaan yang selama ini dijalankan Kemenag Kota Pariaman. Ia berharap sinergi yang telah terjalin dapat semakin diperkuat pada masa mendatang.
Menurutnya, penguatan kegiatan keagamaan juga menjadi perhatian Pemerintah Kota Pariaman melalui Program Unggulan Pariaman RISALAH (Beriman, Saleh dan Berakhlak), seperti Satu Keluarga Satu Hafiz, Kembali ke Surau, dan Pesantren ASN.
Mulyadi menilai meningkatnya kenakalan remaja menjadi perhatian bersama yang perlu diantisipasi melalui penguatan sumber daya manusia dari sisi keagamaan.
“Kegiatan keagamaan, pemerintah harus hadir dan ikut introspeksi sehingga kawan-kawan di Kemenag yang menjadi garda terdepan di kegiatan keagamaan ini merasa tidak sendiri. Kami mempunyai kewajiban untuk bersama-sama menjaga syiar keagamaan ini,” katanya.
Sebagai bentuk kolaborasi lanjutan antara Pemko Pariaman dan Kemenag, Mulyadi menyampaikan bahwa pada 2026 akan kembali digelar Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) mulai tingkat kecamatan hingga tingkat Kota Pariaman. Kegiatan tersebut terakhir kali dilaksanakan pada 2018.
“Kita berupaya agar syiar kegiatan keagamaan ini dapat dirasakan oleh masyarakat. Dengan kolaborasi yang kita lakukan nantinya, kita berharap syiar kegiatan keagamaan ini semakin bertumbuh dan menjadi tugas kita bersama untuk menyukseskannya,” ujarnya.
Ia juga berharap dukungan dari Kemenag dan para senior di lingkungan Kemenag untuk menyukseskan program-program pemerintah daerah.
“Karena kami menyadari, sebagus apa pun program, tidak akan berhasil kalau tidak didukung dan disupport secara bersama-sama,” tuturnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Kemenag Kota Pariaman periode 2017–2022 Muhammad Rum, Kepala Kantor Kemenag Kota Pariaman Edy Oktafiandi beserta jajaran, Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kota Pariaman Syaiful Azmi, serta sejumlah kepala sekolah di bawah naungan Kemenag Kota Pariaman.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kota Pariaman Edy Oktafiandi mengatakan pada Hari Raya Iduladha 2026 pihaknya berkurban sebanyak 10 ekor sapi dan satu ekor kambing.
“Enam ekor sapi kita potong di Kantor Kemenag ini dan nanti dagingnya akan disebar kepada masyarakat yang ada di Desa Air Santok dan sekitarnya. Empat ekor sapi dan satu ekor kambing lagi kita sebar di sekolah yang berada di bawah kewenangan Kemenag Kota Pariaman,” ungkapnya.
Edy mengapresiasi kolaborasi antara Pemko Pariaman dan Kemenag yang dinilainya mampu memperkuat pelaksanaan berbagai kegiatan keagamaan.
“Apalagi di kepemimpinan Pak Wali Kota Yota Balad dan Wakil Wali Kota Mulyadi, menjadikan syiar keagamaan sebagai program unggulan. Untuk itu kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas hal tersebut serta akan mendukung dengan seluruh jajaran program dan kegiatan keagamaan yang dimaksudkan,” katanya.
Acara ditutup dengan makan bersama yang menyajikan olahan daging kurban hasil masakan ibu-ibu ASN Kemenag Kota Pariaman, dilanjutkan dengan penyerahan daging kurban secara simbolis. (rn/*/pzv)










Komentar