Puskesmas Air Santok Jadi Magnet Studi Tiru Nasional untuk Integrasi Layanan Primer

Ragam266 Dilihat

Pariaman, RANAHNEWS – Reputasi Puskesmas Air Santok sebagai pelopor Integrasi Layanan Primer (ILP) terus menarik perhatian nasional. Terbaru, fasilitas kesehatan di Kecamatan Pariaman Timur ini menerima kunjungan studi tiru dari Puskesmas Teluk Singkawang dan Puskesmas Pulau Temiang, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, Sabtu (9/8/2025).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pariaman, Nazifah, menjelaskan ILP merupakan inovasi Kementerian Kesehatan RI untuk meningkatkan capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang hingga 2022 belum mencapai 100 persen secara nasional. Pemerintah menargetkan seluruh puskesmas di Indonesia menerapkan sistem ini.

“Puskesmas Air Santok menjadi percontohan ILP di Kota Pariaman, Sumatera Barat, sekaligus salah satu dari lima daerah terbaik di Indonesia,” ujar Nazifah kepada Tim Peliput Media Center Kominfo Kota Pariaman.

Ia menambahkan, Kementerian Kesehatan RI bahkan memberikan penghargaan kepada Puskesmas Air Santok karena mencatat kunjungan studi tiru terbanyak. Hingga kini, 61 kabupaten/kota di seluruh Indonesia telah datang belajar ke puskesmas ini. Manfaatnya, kata Nazifah, tidak hanya pada peningkatan layanan kesehatan, tetapi juga pada ekonomi daerah karena para peserta studi tiru menginap dan berbelanja di Kota Pariaman.

Kepala Puskesmas Air Santok, Isneli Warni, memaparkan bahwa ILP mulai diterapkan sejak 2023 dan telah membawa perubahan signifikan dalam sistem pelayanan. Jika sebelumnya layanan bersifat terpisah, kini seluruh pelayanan disesuaikan dengan siklus hidup yang terbagi dalam empat klaster, ditambah satu klaster lintas kelompok.

“Kalau dulu ada poli KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) dan poli Balai Pengobatan, sekarang orientasinya berdasarkan siklus kehidupan dan kelompok umur, meliputi lima klaster: manajemen, kesehatan ibu hamil, bayi, balita, remaja, usia produktif hingga lansia, serta penanggulangan penyakit menular,” jelas Isneli.

Isneli, yang memimpin sejak 2022, kerap diundang menjadi narasumber di berbagai daerah di Sumatera Barat dan berdiskusi langsung dengan Direktur Kesehatan Masyarakat Kemenkes RI.

ILP sendiri merupakan bagian dari transformasi kesehatan nasional yang mengusung tiga pilar utama: penerapan siklus hidup sebagai fokus integrasi pelayanan kesehatan, mendekatkan layanan hingga tingkat desa dan dusun, serta memperkuat pemantauan wilayah melalui digitalisasi dan dashboard situasi kesehatan per desa. (rn/*/pzv)

Komentar