Pasaman, RANAHNEWS – Pasaman kembali menjadi sorotan Sumatera Barat dalam pesta demokrasi yang berlangsung damai dan penuh semangat, Sabtu (19/4/2025). Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada yang digelar di 605 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di 12 kecamatan diikuti antusias oleh 218.980 pemilih terdaftar.
Ketua Divisi Teknis dan Penyelenggaraan Pemilu KPU Sumatera Barat, Ory Sativa Syakban, menilai momen ini sebagai bukti nyata bahwa masyarakat Pasaman sangat menjunjung tinggi nilai demokrasi. Ia optimistis, angka partisipasi kali ini mampu menyamai bahkan melebihi capaian Pilkada sebelumnya yang menembus 66,6 persen—tertinggi kedua di Sumatera Barat.
“Semangat warga sangat terasa. Hingga siang hari, kami masih melihat antrean pemilih yang datang untuk mencoblos. Ini bukan hanya soal angka, tapi soal kesadaran politik yang makin tumbuh,” ujar Ory saat memantau TPS di Kecamatan Panti.
Pelaksanaan PSU disebut berjalan lancar tanpa gangguan berarti. Meski sempat ditemukan kekeliruan kecil dalam administrasi, yaitu tidak tercantumnya tulisan “PSU-MK” pada Form C Hasil dan salinannya, Ory memastikan hal tersebut langsung ditindaklanjuti oleh petugas KPPS dengan menambahkan tulisan tersebut secara manual.
Dengan latar belakangnya sebagai mantan Komisioner KPU Padang Pariaman, Ory menekankan pentingnya profesionalisme penyelenggara dan peran aktif masyarakat dalam menjaga integritas pemilu. Baginya, antusiasme warga Pasaman kali ini menjadi teladan demokrasi yang patut diapresiasi.
“Ini adalah kebangkitan demokrasi lokal. Masyarakat tidak hanya datang ke TPS, tetapi juga membawa harapan dan keberanian untuk menentukan masa depan daerahnya,” ungkapnya. (rn/*/pzv)











Komentar