Pertamina Optimalkan Distribusi BBM di Sumbar, Terminal Teluk Kabung Beroperasi 24 Jam

Ekonomi36 Dilihat

Padang, RANAHNEWS.com – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) mengoptimalkan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Sumatera Barat dengan memperkuat operasional dan menerapkan berbagai langkah mitigasi. Salah satunya melalui pengoperasian Integrated Terminal (IT) Teluk Kabung selama 24 jam sejak 3 Juli 2026 guna menjaga kelancaran pasokan energi kepada masyarakat.

Langkah tersebut dilakukan menyusul adanya sejumlah kondisi yang memengaruhi waktu tempuh distribusi BBM dari IT Teluk Kabung menuju SPBU. Di antaranya rehabilitasi Jembatan Bukit Putus oleh Kementerian Pekerjaan Umum, pekerjaan pengaspalan di kawasan Lembah Anai yang menerapkan sistem buka tutup jalur, serta kepadatan lalu lintas di ruas Sitinjau Lauik akibat insiden kendaraan.

Kondisi tersebut menyebabkan waktu perjalanan armada mobil tangki menuju SPBU lebih lama dibandingkan kondisi normal. Meski demikian, Pertamina memastikan penyaluran BBM tetap dioptimalkan agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.

Selain mengoperasikan terminal selama 24 jam, Pertamina juga menambah armada mobil tangki untuk memperkuat kapasitas distribusi sehingga penyaluran BBM ke seluruh wilayah layanan dapat berlangsung lebih optimal.

Pertamina turut memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Kepolisian Daerah, dan instansi terkait dalam pengaturan prioritas perjalanan armada mobil tangki BBM maupun kendaraan pengangkut LPG. Upaya tersebut mencakup penerapan rekayasa lalu lintas di jalur distribusi strategis serta pengawalan kepolisian bagi armada yang melintasi kawasan rehabilitasi Jembatan Bukit Putus di Kecamatan Bungus.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan berbagai langkah mitigasi terus dilakukan agar distribusi energi kepada masyarakat tetap berjalan optimal meskipun terdapat kendala pada akses distribusi.

“Pertamina terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan serta mengoptimalkan operasional distribusi untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi. Berbagai penyesuaian operasional kami lakukan, mulai dari pengoperasian terminal selama 24 jam, penambahan armada mobil tangki, hingga pengaturan prioritas pengiriman ke SPBU sesuai kondisi di lapangan,” ujar Fahrougi.

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyatakan akan terus memantau kondisi distribusi di lapangan dan berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk menjaga kelancaran penyaluran energi di Sumatera Barat.

Masyarakat juga diimbau tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan karena pasokan energi di wilayah Sumatera Barat dipastikan tetap tersedia dan terus disalurkan. Informasi mengenai produk dan layanan Pertamina dapat diperoleh melalui Pertamina Customer Solution 135. (rn/*/pzv)

Komentar