Kabupaten Solok, RANAHNEWS – Pemerintah Kabupaten Solok mengalokasikan anggaran sebesar Rp6 miliar untuk optimalisasi layanan BPJS Kesehatan pada tahun 2025. Langkah ini bertujuan memastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses kesehatan yang lebih baik dan merata.
Wakil Bupati Solok, H. Candra, S.HI, mengumumkan kebijakan ini dalam Safari Ramadan yang digelar di Masjid Nurul Huda Panggang Batu, Sungai Nanam, Kecamatan Lembah Gumanti, Selasa (25/3/2025).
“Kesehatan adalah hak dasar setiap warga. Dengan anggaran ini, kami ingin memastikan masyarakat Solok dapat menikmati pelayanan kesehatan yang lebih baik dan terjangkau,” ujar Wabup Candra.
Selain kesehatan, Pemkab Solok juga menaruh perhatian besar pada sektor pendidikan. Wabup Candra mendorong program “Satu Rumah Satu Sarjana” untuk memastikan setiap keluarga memiliki akses ke pendidikan tinggi, bahkan hingga ke luar negeri.
“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Kami ingin memastikan anak-anak Solok mendapatkan kesempatan terbaik untuk masa depan mereka,” tambahnya.
Tak hanya fokus pada kesehatan dan pendidikan, Pemkab Solok juga menekankan pentingnya spiritualitas dalam kehidupan masyarakat. Salah satu kebijakan yang diterapkan adalah mewajibkan seluruh pegawai pemerintah untuk menghentikan aktivitas saat waktu salat tiba dan melaksanakan salat berjamaah.
“Kami ingin memberikan contoh bahwa spiritualitas harus menjadi bagian dari keseharian, termasuk di lingkungan pemerintahan,” tegasnya.
Safari Ramadan ini ditutup dengan penyerahan bantuan senilai Rp25 juta untuk Masjid Nurul Huda serta santunan bagi anak yatim. Masyarakat setempat menyambut baik program-program yang dicanangkan pemerintah dan berharap perhatian terhadap pembangunan nagari terus meningkat.










Komentar