Nindya Karya Pastikan Huntara Aceh Tamiang Siap 1 Januari

News163 Dilihat

Aceh Tamiang, RANAHNEWS — Upaya percepatan pemulihan pascabanjir di Aceh Tamiang memasuki tahap krusial. PT Nindya Karya memastikan sebanyak 204 unit hunian sementara (huntara) siap dihuni dan dijadwalkan diresmikan Presiden Republik Indonesia pada 1 Januari 2026.

Kepastian tersebut disampaikan Direktur Utama PT Nindya Karya, Firmansyah, yang menyebut pembangunan huntara dilakukan dalam waktu sangat terbatas sebagai tindak lanjut penugasan langsung pemerintah kepada tujuh BUMN Karya.

“Kami mendapat perintah membangun huntara ini dengan waktu yang sangat singkat, hanya tujuh hari. Meski sempat terkendala hujan dan mundur dua hari, progresnya tetap berjalan dengan baik,” kata Firmansyah, Senin (29/12/2025), di Aceh Tamiang.

Firmansyah menjelaskan, pembangunan huntara merupakan bagian dari program pemulihan pascabencana banjir. Secara keseluruhan, jumlah huntara yang dibangun mencapai 600 unit, yang diperuntukkan bagi warga terdampak agar dapat segera keluar dari tenda-tenda pengungsian.

“Huntara ini kami rancang agar dapat segera dihuni masyarakat terdampak. Target awal kami, 204 unit sudah siap pada 1 Januari 2026,” ujarnya.

Ia menyebut, huntara dibangun dengan konsep konstruksi cepat namun tetap mengutamakan kekuatan dan keamanan bangunan. Fondasi menggunakan sistem ompak, sedangkan kolom dan atap memanfaatkan baja ringan.

“Baja ringan ini tahan karat dan memungkinkan proses pembangunan berlangsung cepat. Dari sisi kualitas, kami memastikan bangunan aman dan layak dihuni,” katanya.

Selain unit hunian semi permanen, kawasan huntara juga dilengkapi berbagai fasilitas pendukung. Fasilitas tersebut meliputi musala, kamar mandi umum, klinik, serta area bermain anak.

“Kami juga menambahkan landscaping dan playground. Fasilitas ini penting untuk mendukung pemulihan mental anak-anak pascabencana,” ujar Firmansyah.

Menurutnya, kawasan huntara akan dipagari dan ditata sebagai satu kompleks agar lebih nyaman dan aman bagi penghuninya. Setiap unit huntara memiliki satu kamar, sementara fasilitas kamar mandi disediakan secara terpisah di area umum.

Firmansyah menambahkan, keberadaan fasilitas pendukung tersebut juga disiapkan untuk menunjang aktivitas warga, terutama menjelang Ramadan 2026.

“Kami ingin masyarakat bisa menjalankan ibadah Ramadan dengan baik. Karena itu, musala dan fasilitas pendukung sudah kami siapkan sejak awal,” katanya.

Ia juga mengungkapkan, pemerintah berencana melanjutkan pembangunan dengan melakukan groundbreaking hunian tetap di lokasi seberang kawasan huntara yang saat ini sedang dibangun.

“Insya Allah, 204 unit huntara siap diresmikan Presiden pada 1 Januari 2026. Kami memastikan progresnya sesuai dengan komitmen,” tutup Firmansyah. (rn/*/pzv)

Komentar