Nevi Tekankan Penguatan Produksi Dalam Negeri dan Distribusi Pangan

Nasional61 Dilihat

Jakarta, RANAHNEWS.com — Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKS, Nevi Zuairina, mendorong transformasi menyeluruh pada Holding BUMN Pangan ID FOOD (PT Rajawali Nusantara Indonesia/Persero) guna memperkuat produksi dalam negeri, distribusi nasional, dan dukungan kepada koperasi desa.

Pernyataan itu disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi VI DPR RI bersama Direktur Utama PT RNI/ID FOOD beserta seluruh subholding di Gedung Nusantara I, Jakarta, Senin (30/3/2026), yang membahas evaluasi kinerja 2025 dan roadmap pengembangan usaha 2026.

Nevi menyebut, meski capaian kinerja ID FOOD diapresiasi, langkah konkret tetap diperlukan untuk memperkuat peran strategis perusahaan dalam ekosistem pangan nasional.

“Transformasi bisnis ID FOOD harus diarahkan untuk memperkuat produksi dalam negeri dan mengurangi ketergantungan terhadap impor pangan, dengan tetap menjaga keberlanjutan usaha,” ujar Nevi.

Ia juga menyoroti pentingnya dukungan terhadap Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai bagian dari sistem distribusi pangan nasional.

“ID FOOD perlu memberikan dukungan operasional yang terstruktur dan berkelanjutan kepada koperasi desa, mulai dari rantai pasok, logistik, hingga peningkatan kapasitas usaha masyarakat,” katanya.

Menurut Nevi, penguatan distribusi dan logistik menjadi faktor kunci dalam menjaga stabilitas harga pangan di berbagai wilayah.

“Distribusi pangan harus merata hingga ke pelosok, dengan sistem logistik yang modern dan efisien agar ketersediaan pangan terjamin di seluruh wilayah Indonesia,” tegasnya.

Ia menambahkan, optimalisasi infrastruktur seperti pergudangan, armada distribusi, serta pengembangan sistem cold chain diperlukan untuk menekan kehilangan pangan dan disparitas harga.

Selain itu, Nevi mendorong penguatan kemitraan antara ID FOOD dengan petani dan pelaku usaha lokal agar ekosistem pangan tumbuh secara inklusif dan berkelanjutan.

Dalam aspek tata kelola, ia mengingatkan pentingnya penyusunan roadmap hilirisasi pangan yang realistis dan berbasis kelayakan ekonomi, disertai transparansi perhitungan finansial.

Nevi juga menyampaikan dukungan Komisi VI DPR RI terhadap penguatan pendanaan bagi ID FOOD, termasuk melalui subsidi bunga dan permodalan, agar mampu menjalankan mandat penugasan pemerintah.

“ID FOOD harus menjadi stabilisator harga pangan yang efektif, dengan indikator kinerja yang jelas dan terukur, khususnya dalam pengendalian inflasi dan stabilitas harga komoditas strategis,” ujarnya. (rn/*/pzv)

Komentar