Padang, RANAHNEWS.com — Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Sumatera Barat II, Nevi Zuairina, menilai kunjungan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ke Sumatera Barat menjadi bentuk nyata kepedulian sekaligus penguatan moral bagi masyarakat terdampak banjir bandang di sejumlah wilayah. Kehadiran tersebut dipandang relevan di tengah proses pemulihan pascabencana yang menuntut kerja bersama lintas elemen.
Menurut Nevi, kunjungan Presiden PKS tidak semata membawa bantuan kemanusiaan, tetapi juga menyampaikan pesan harapan dan optimisme kepada masyarakat. Ia menyebut dukungan moral dan nilai spiritual menjadi bagian penting dalam mempercepat kebangkitan warga pascabencana.
“Kehadiran Presiden PKS di Sumbar bukan hanya menyerahkan bantuan, tetapi juga membawa pesan penguatan nilai, harapan, dan optimisme bagi masyarakat,” ujar Nevi.
Politisi perempuan PKS itu menilai Sumatera Barat memiliki modal sosial yang kuat untuk bangkit. Sejarah panjang daerah ini sebagai wilayah yang mandiri secara ekonomi dan kokoh secara spiritual menjadi kekuatan tersendiri dalam menghadapi musibah.
Menurutnya, karakter masyarakat Minangkabau dan Bugis yang dikenal ulet, berdikari, serta berdaya saing tinggi merupakan aset sosial yang penting dalam proses pemulihan.
Nevi juga menyampaikan keyakinannya bahwa Sumatera Barat dapat kembali menjadi lumbung kekuatan PKS sekaligus etalase politik gagasan dan sosial. Ia menyebut Kota Padang memiliki peran strategis sebagai wajah keterbukaan dan pelayanan publik yang berkeadilan.
Dalam refleksinya, Nevi menekankan pentingnya menghidupkan kembali Sumatera Barat sebagai gudang ulama dan pusat lahirnya pemikir besar bangsa. Ia mengingatkan bahwa daerah ini memiliki sejarah panjang melahirkan ulama dan intelektual berpengaruh di tingkat nasional.
“Spirit bumi ulama perlu terus dihidupkan melalui kaderisasi unggul, penguatan masjid sebagai pusat peradaban, serta dakwah yang adaptif, termasuk melalui pemanfaatan media sosial,” katanya.
Terkait banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah, Nevi mengajak masyarakat memandang musibah sebagai takdir Allah SWT yang mengandung hikmah. Ia menilai setiap ujian yang dihadapi dengan kesabaran dan ketakwaan akan berujung pada kebaikan.
Ia menegaskan bahwa keikhlasan untuk saling membantu serta sinergi antarpihak menjadi kunci penting dalam proses pemulihan pascabencana.
“Perjuangan pascabencana tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Diperlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, partai politik, relawan, dan masyarakat,” ujar Nevi.
Nevi menambahkan, PKS akan terus mendorong politik gagasan dan politik sosial yang berpihak kepada rakyat, dengan mengedepankan solusi nyata atas kebutuhan masyarakat.
“Saya berharap kunjungan Presiden PKS ini menjadi penguat semangat warga Sumbar untuk bangkit, menata kembali kehidupan, dan menjemput masa depan dengan iman, kerja keras, serta persatuan,” tutup Nevi Zuairina. (rn/*/pzv)

















Komentar