Musda X DMI Kota Padang Soroti Peran Masjid sebagai Pusat Pembinaan Karakter Anak Muda

Pendidikan423 Dilihat

Padang, RANAHNEWS — Musyawarah Daerah (Musda) X Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Padang menjadi momen strategis untuk memperkuat peran masjid dalam membentuk karakter generasi muda di tengah laju digitalisasi.

Ketua PW DMI Sumatera Barat, Prof. Ganefri, menekankan pentingnya menjadikan masjid dan mushalla sebagai pusat pendidikan karakter yang mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi. Dalam sambutannya pada pembukaan Musda di Padang Youth Center, Minggu (11/5/2025), ia menyampaikan apresiasi terhadap program Smart Surau yang diusung Pemerintah Kota Padang.

“Beruntung Kota Padang memiliki pemimpin seperti Wali Kota Fadly Amran dan Wakil Wali Kota Maigus Nasir. Mereka memadukan kecerdasan intelektual dan nilai religius dalam program unggulannya. Ini sejalan dengan upaya mewujudkan Padang sebagai kota maju, sejahtera, dan amanah,” kata Prof. Ganefri, yang juga Rektor UNP dan Ketua PW NU Sumbar.

Ia mengajak seluruh pengurus masjid dan mushalla untuk memanfaatkan kemajuan teknologi dalam membina generasi muda. “Mari jadikan masjid dan mushalla pusat pendidikan karakter, agar anak-anak kita tidak tergerus oleh dampak negatif teknologi,” ujarnya.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, dalam sambutannya menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung digitalisasi rumah ibadah melalui program Smart Surau, sebagai bagian dari konsep Padang Cerdas.

“Masjid harus menjadi tempat aktivitas dan pembelajaran generasi muda. Oleh karena itu, pengurusnya harus berasal dari berbagai generasi agar mampu merespons kebutuhan zaman,” ungkap Fadly.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh kegiatan masjid, seperti MTQ dan lomba cerdas cermat, akan mendapat dukungan penuh dari pemerintah kota. “Masjid harus menjadi kekuatan dalam pembangunan. Semua program remaja masjid akan kita dukung sepenuhnya,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DMI Kota Padang periode 2020–2025, Maigus Nasir, menilai sinergi DMI dengan Kementerian Agama sangat penting. Menurutnya, Kota Padang diberkahi pemimpin yang cinta agama, tercermin dari program Smart Surau dan Smart City.

“Dengan adanya Smart Surau, kita berharap Kota Padang jauh dari bencana. Yang lebih menakutkan dari ancaman megathrust adalah jika masyarakat tidak mengenal ajaran agama,” ujar Maigus.

Kepala Kantor Kemenag Kota Padang, Edi Oktafiandi, mengungkapkan kebanggaannya terhadap Musda ini karena berhasil menghimpun kekuatan organisasi keagamaan dan pengurus masjid se-Kota Padang. Ia berharap masjid tak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga penggerak ekonomi dan sosial masyarakat.

Ketua Panitia Musda, Nasrul Alek, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung kegiatan tersebut. “Semoga Musda X ini menghasilkan kepengurusan yang mampu menjawab harapan umat,” ucapnya.

Dari hasil pembicaraan dalam Musda, nama Maigus Nasir kembali mengemuka sebagai calon kuat Ketua DMI Kota Padang periode 2025–2030. “Kepemimpinan Pak Maigus selama ini terbukti berhasil. Ia sangat layak melanjutkan,” ungkap seorang pengurus masjid.

Kegiatan Musda juga dilengkapi dengan seminar tentang kemasjidan yang menghadirkan narasumber, antara lain Wakil Wali Kota Maigus Nasir sebagai pembicara utama, Prof. Duski Samad, dan Kepala Bagian Kesra Pemko Padang, Jasman. (rn/*/pzv)

Komentar