Muhidi Tekankan Literasi sebagai Pondasi Karakter Generasi Muda

Parlemen201 Dilihat

Padang, RANAHNEWS — Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Muhidi menyerukan pentingnya memperkuat budaya literasi di kalangan generasi muda sebagai fondasi utama kemajuan daerah. Ia menegaskan, kemampuan membaca dan menulis bukan sekadar keterampilan akademik, melainkan kunci membentuk karakter dan daya saing bangsa di masa depan.

Seruan itu disampaikan Muhidi dalam kegiatan pembelajaran menulis bagi siswa SMA se-Kota Padang yang digelar pada Selasa sore (11/11/2025). Ia menilai, literasi yang kuat akan melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berintegritas dan berdaya cipta.

“Dengan dasar literasi yang kuat, kita tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter yang kokoh untuk menopang kesuksesan,” ujarnya.

Muhidi menambahkan, pengetahuan berawal dari membaca dan menjadi bermakna ketika dituangkan dalam tulisan. Karena itu, ia mendorong para siswa untuk membangun kebiasaan membaca dan menulis sejak dini, agar terbentuk pribadi yang reflektif dan berkarakter kuat.

Selain menekankan pentingnya kemampuan literasi, Muhidi juga mengingatkan agar peserta tetap berpegang pada nilai-nilai keagamaan sebagai panduan moral dalam menuntut ilmu.

“Orang yang berilmu pasti memiliki nilai literasi. Maka peliharalah ilmu dan keimanan agar pengetahuan terus bertambah serta membawa kemudahan dalam hidup,” pesannya.

Antusiasme peserta terlihat jelas dalam kegiatan tersebut. Tude, siswa SMA Negeri 2 Padang, mengaku kegiatan ini memberinya pengalaman baru dalam menulis secara praktis.
“Sebelumnya saya hanya tahu teori menulis dari media sosial atau internet, tapi di sini saya bisa langsung mempraktikkan bagaimana menulis berita dan cerpen dengan baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, kesempatan belajar langsung dari redaktur media membuatnya semakin percaya diri.
“Kami diajarkan oleh praktisi media, jadi tahu bagaimana membuat tulisan yang menarik dan sesuai kaidah jurnalistik. Saya jadi semakin termotivasi ikut lomba kepenulisan ke depan,” tambahnya.

Sementara itu, Clarissa, Duta Perpustakaan SMA Negeri 2 Padang, menilai kegiatan ini menjadi wadah penting untuk mengasah bakat dan memperkuat cita-cita pelajar.
“Literasi bukan hanya soal membaca, tapi juga bagaimana kita mengimplementasikan pengetahuan itu dalam kehidupan dan menjadikannya bekal karier di masa depan,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi pemateri yang mengaitkan pentingnya membaca dengan ajaran spiritual.

“Bapak pemateri tadi menyampaikan bahwa membaca adalah perintah pertama dalam Al-Qur’an. Itu mengingatkan kami bahwa literasi adalah dasar dari segala ilmu,” tuturnya.

Clarissa berharap kegiatan serupa terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak sekolah di Sumbar.

“Semoga kegiatan ini tidak berhenti di sini saja. Dari workshop seperti ini, saya yakin akan lahir generasi muda yang gemar menulis, mencipta karya, dan sukses lewat kekuatan literasi,” katanya menutup. (rn/*/pzv)

Komentar