Dua Tahun Perjuangkan PSR, Annisa Bawa Bantuan Rp103,43 Miliar untuk Petani Sawit

Dharmasraya, RANAHNEWS.com — Sebanyak 1.723,7658 hektare perkebunan kelapa sawit rakyat di Kabupaten Dharmasraya masuk dalam pengusulan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) periode 2025–2026 dengan estimasi dukungan pendanaan mencapai Rp103,43 miliar dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP).

Dukungan tersebut merupakan hasil komunikasi intensif Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani dengan BPDP selama dua tahun terakhir untuk memperjuangkan pembiayaan peremajaan perkebunan sawit milik masyarakat.

Bantuan sebesar Rp60 juta per hektare tersebut diharapkan mendukung peremajaan tanaman sawit pekebun sekaligus meningkatkan produktivitas perkebunan rakyat di daerah itu.

Berdasarkan data progres PSR Kabupaten Dharmasraya yang diterima Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Dharmasraya, pengusulan pada 2025 tercatat seluas 579,271 hektare. Sementara itu, pengusulan pada 2026 mencapai 1.144,4948 hektare.

Secara keseluruhan, pengusulan tersebut melibatkan 17 kelompok dan kelembagaan pekebun dengan total luasan mencapai 1.723,76 hektare. Berdasarkan perhitungan bantuan Rp60 juta per hektare, estimasi pendanaan yang diajukan mencapai Rp103.425.948.000.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Dharmasraya, Lasmiyati, S.Si., M.Si., di Pulau Punjung, Jumat (6/11/2026), mengatakan pengusulan program PSR terbuka bagi seluruh pekebun kelapa sawit di Kabupaten Dharmasraya.

Kebijakan tersebut bertujuan memberikan kesempatan yang sama kepada petani untuk memperoleh dukungan pendanaan dari BPDP, sepanjang memenuhi persyaratan administrasi dan teknis yang telah ditetapkan.

“Proses pengusulan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) terbuka bagi seluruh petani kelapa sawit di Kabupaten Dharmasraya untuk memberikan kesempatan yang sama dalam memperoleh dukungan pendanaan dari BPDP. Tentu, pengusulan tersebut harus memenuhi seluruh persyaratan administrasi dan teknis yang telah ditetapkan,” ujar Lasmiyati.

Ia menjelaskan, keterbukaan proses pengusulan menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh pekebun memiliki peluang yang sama dalam mengakses program pemerintah tersebut.

Program PSR merupakan upaya strategis meningkatkan produktivitas perkebunan kelapa sawit rakyat melalui peremajaan tanaman yang sudah tidak produktif, sekaligus memperkuat kesejahteraan petani.

Pemerintah Kabupaten Dharmasraya terus mendorong percepatan proses administrasi dan teknis pengajuan PSR agar semakin banyak pekebun dapat memperoleh manfaat program tersebut.

Dukungan pendanaan BPDP yang diperjuangkan melalui komunikasi intensif Bupati Annisa diharapkan semakin memperkuat sektor perkebunan kelapa sawit sebagai salah satu penopang ekonomi masyarakat Kabupaten Dharmasraya. (akn)

Komentar