Padang, RANAHNEWS.com — Kebutuhan darah di Sumatera Barat mencapai 150 hingga 200 kantong per hari untuk memenuhi kebutuhan pasien rumah sakit. Kondisi tersebut mendorong Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat, Evi Yandri Rajo Budiman, mengajak seluruh elemen masyarakat rutin mendonorkan darah agar ketersediaan stok tetap terjaga.
Ajakan itu disampaikan saat menutup kegiatan bakti sosial donor darah dalam rangka HUT ke-13 Partai Gerindra di kawasan GOR Haji Agus Salim, Minggu (15/2). Kegiatan berlangsung selama empat hari dengan melibatkan masyarakat luas.
“Kita harus memastikan stok darah selalu tersedia. Semua unsur perlu terlibat agar kebutuhan pasien terpenuhi,” kata Evi Yandri.
Ia menegaskan instansi pemerintah, organisasi kemasyarakatan, hingga partai politik perlu menjadikan donor darah sebagai agenda rutin. Menurutnya, ketersediaan darah harus dalam kondisi aman, bahkan surplus, agar Sumatera Barat dapat membantu daerah lain jika dibutuhkan.
Panitia bersama Palang Merah Indonesia mencatat 2.618 orang mengikuti donor darah selama empat hari pelaksanaan. Sekitar 30 hingga 40 persen di antaranya merupakan pendonor baru. Sejumlah warga berusia di atas 50 tahun turut mendaftar, meski sebagian dibatasi karena alasan kesehatan.
Evi Yandri menyebut kegiatan donor darah tersebut sebagai kontribusi nyata kader Gerindra untuk membantu keselamatan jiwa pasien yang membutuhkan transfusi. Ia berharap kegiatan serupa terus dilakukan secara berkelanjutan.
“Kita ingin Sumbar tidak lagi kekurangan darah dan siap membantu daerah lain jika diperlukan,” ujarnya.
Ketua DPP Partai Gerindra yang juga Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, menyatakan kegiatan donor darah merupakan implementasi arahan Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto, agar kader menghadirkan program yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
“Ini pencapaian yang sangat baik dan semoga memberikan manfaat besar bagi masyarakat Sumatera Barat,” katanya. (rn/*/pzv)
















Komentar