GeMOY SeJIWA Tingkatkan Kepatuhan Berobat Pasien Kesehatan Jiwa di Timpeh

News40 Dilihat

Dharmasraya, RANAHNEWS.com — UPT Puskesmas Timpeh menghadirkan inovasi GeMOY SeJIWA (Gerakan Minum Obat Yuk Sehatkan Jiwa) untuk meningkatkan kepatuhan pasien kesehatan jiwa dalam menjalani pengobatan melalui edukasi, pendampingan, pemantauan, serta pelibatan keluarga dan kader kesehatan.

Program tersebut menjadi implementasi Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2014 tentang Kesehatan Jiwa dan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Kesehatan. Melalui GeMOY SeJIWA, pasien mendapatkan pendampingan berkelanjutan, mulai dari edukasi mengenai pentingnya minum obat, koordinasi dengan keluarga dan kader kesehatan, hingga kunjungan rumah bagi pasien yang membutuhkan tindak lanjut.

Pendekatan itu memudahkan tenaga kesehatan memantau perkembangan pasien sekaligus mengidentifikasi lebih dini kendala yang dihadapi selama menjalani pengobatan. Dengan demikian, tindak lanjut dapat dilakukan secara cepat dan tepat untuk mendukung keberhasilan terapi.

Inovator GeMOY SeJIWA, Ns. Eka Fitriyanti, S.Kep, mengatakan keberhasilan pengobatan pasien kesehatan jiwa tidak hanya bergantung pada konsumsi obat, tetapi juga dukungan keluarga dan lingkungan sekitar.

“GeMOY SeJIWA hadir untuk memastikan pasien tidak menjalani pengobatan sendirian. Kami membangun pendampingan yang melibatkan keluarga, kader kesehatan, dan petugas puskesmas agar pasien tetap rutin minum obat, sehingga kondisi kesehatannya dapat terjaga dan kualitas hidupnya semakin baik,” ujarnya.

Kepala UPT Puskesmas Timpeh, dr. Abdullah, menyebut inovasi tersebut merupakan bentuk komitmen puskesmas dalam menghadirkan pelayanan kesehatan jiwa yang lebih dekat dan mudah diakses masyarakat.

“Pelayanan kesehatan jiwa tidak cukup dilakukan saat pasien datang ke puskesmas. Melalui GeMOY SeJIWA, kami hadir mendampingi pasien hingga ke rumah, memperkuat peran keluarga, dan memastikan pelayanan berlangsung secara berkelanjutan. Harapannya, kepatuhan minum obat meningkat, angka kekambuhan dapat ditekan, dan pasien mampu kembali beraktivitas secara optimal,” ungkapnya, Senin (3/8/2026).

GeMOY SeJIWA menyasar pasien kesehatan jiwa yang sedang menjalani pengobatan, keluarga atau pendamping pasien, kader kesehatan, serta masyarakat yang membutuhkan edukasi mengenai kesehatan jiwa. Inovasi ini diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan pasien terhadap pengobatan, memperkuat peran keluarga dalam pendampingan, meningkatkan partisipasi kader kesehatan, serta mendekatkan pelayanan kesehatan jiwa kepada masyarakat.

Melalui sinergi tenaga kesehatan, keluarga, kader kesehatan, dan masyarakat, GeMOY SeJIWA menjadi salah satu upaya UPT Puskesmas Timpeh untuk menghadirkan pelayanan kesehatan jiwa yang lebih humanis, mudah dijangkau, dan berkesinambungan. (akn)

Komentar