Wawako Padang Serahkan Huntap Mandiri, BNPB Siapkan Pembangunan 22 Rumah Lagi

News13 Dilihat

Padang, RANAHNEWS.com – Pemerintah Kota Padang bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyerahkan kunci Hunian Tetap (Huntap) Mandiri bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi November 2025 di Kampung Tanjung, Kecamatan Kuranji, Jumat (10/7/2026). Pada kesempatan itu, BNPB juga memastikan dukungan pembangunan 22 unit Huntap tambahan bagi korban yang masih menempati hunian sementara (Huntara).

Penyerahan kunci dilakukan Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir didampingi Sekretaris Utama BNPB Dr. Apt. Rustian, S.Si., M.Kes. Kegiatan turut dihadiri Anggota DPRD Kota Padang Iskandar, jajaran Direksi PT Semen Padang, Camat Kuranji Rozaldi Rosman, lurah, serta undangan lainnya.

Maigus Nasir menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, khususnya BNPB, yang telah membantu masyarakat terdampak bencana melalui penyediaan hunian yang layak.

“Mewakili Bapak Wali, dan masyarakat Kota Padang, kami ucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat melalui BNPB karena masyarakat kita bisa merasakan rumah yang layak,” ujar Maigus.

Ia berharap masyarakat yang hingga kini masih tinggal di Huntara dapat segera menempati rumah permanen sehingga dapat kembali menjalani aktivitas secara normal dan nyaman.

“Saya berharap masyarakat yang masih berada di Huntara agar bisa segera kembali ke hunian tetap dan bisa melakukan aktivitas dengan normal dan nyaman,” katanya.

Menanggapi rencana pembangunan Huntap berikutnya, Sestama BNPB Rustian meminta PT Semen Padang sebagai mitra pembangunan segera merealisasikan 22 unit rumah yang telah disiapkan pendanaannya oleh BNPB.

“Untuk PT Semen Padang dikerjakan saja 22 rumah lagi, karena BNPB sudah menyediakan dana untuk pembangunannya,” tegas Rustian.

Selain membahas percepatan pembangunan Huntap, Rustian juga mengingatkan potensi gelombang panas El Nino yang dapat memicu kemarau panjang. Ia menyarankan Pemerintah Kota Padang menyiapkan sumur bor dalam sebagai sumber air bagi masyarakat apabila kondisi tersebut terjadi.

“BNPB akan membantu membangun sumur bor yang dalam sehingga dapat melayani masyarakat, tolong kepada Wakil Wali Kota untuk mencari titik yang lahannya bisa diakses seluruh masyarakat,” ujarnya.

Rustian juga mengimbau masyarakat agar tidak takut menghadapi potensi bencana, namun tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai risiko yang mungkin terjadi. (rn/*/pzv)

Komentar