Yota Balad Tekankan Pentingnya Data Berkualitas untuk Pembangunan

Ekonomi7 Dilihat

Pariaman, RANAHNEWS.com — Wali Kota Pariaman Yota Balad melepas 81 petugas Sensus Ekonomi (SE) 2026 dan mengajak seluruh perangkat daerah mendukung pelaksanaan pendataan yang akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi di Kota Pariaman. Pelepasan petugas dilakukan melalui Apel Siaga di Halaman Balaikota Pariaman, Senin (15/6/2026).

Pelepasan petugas SE 2026 tingkat Kota Pariaman ditandai dengan penyerahan bendera dari BPS Kota Pariaman kepada Wali Kota Pariaman serta pemasangan tanda pengenal petugas sensus oleh Yota Balad bersama Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi, didampingi Kepala BPS Kota Pariaman Riqadli. Apel juga diikuti aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Pariaman.

Dalam amanatnya, Yota Balad menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan agenda nasional yang sangat strategis. Data yang dihasilkan dari kegiatan tersebut akan menjadi fondasi utama dalam penyusunan arah kebijakan pembangunan ekonomi, baik di tingkat nasional maupun daerah.

“Data yang akurat, lengkap, dan mutakhir adalah kunci. Data yang berkualitas akan menjadi dasar bagi kita untuk merumuskan program pembangunan yang tepat sasaran, mulai dari pemberdayaan pelaku usaha, penciptaan lapangan kerja, hingga penguatan daya saing ekonomi daerah,” ujar Yota Balad.

Ia juga meminta seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Pariaman memberikan dukungan penuh demi kelancaran pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, BPS, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

“Mari kita jadikan Sensus Ekonomi 2026 ini sebagai momentum untuk mewujudkan Kota Pariaman yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan. Dengan kerja sama, dedikasi, dan komitmen kita bersama, saya yakin kegiatan ini akan berjalan sukses,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPS Kota Pariaman Riqadli mengatakan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 dengan melibatkan 81 petugas yang bertugas di empat kecamatan di Kota Pariaman.

“Untuk Tahun 2026, petugas SE 2026 berjumlah 81 orang yang akan bertugas di empat kecamatan di Kota Pariaman. SE 2026 berfokus pada pendataan seluruh sektor usaha dan ekonomi di luar sektor pertanian, mulai dari usaha mikro hingga perusahaan besar. Petugas akan melakukan pendataan door-to-door untuk memetakan struktur ekonomi pascapandemi dan karakteristik usaha di Indonesia,” ungkapnya.

Riqadli menjelaskan, petugas akan mengumpulkan data yang mencakup skala usaha, lapangan usaha, kinerja, daya saing, prospek usaha, permodalan, hingga investasi. Pendataan dilakukan menggunakan perangkat seluler melalui metode Computer Assisted Personal Interviewing (CAPI) guna mendukung kecepatan dan akurasi pengolahan data.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk memastikan petugas yang datang merupakan petugas resmi Sensus Ekonomi 2026 dengan memeriksa identitas yang digunakan.

“Mereka akan dilengkapi dengan identitas rompi resmi Sensus Ekonomi, tanda pengenal atau name tag dengan foto dan QR Code, serta surat tugas resmi. Dengan telah dilepasnya para petugas, kami optimistis pelaksanaan SE 2026 akan berjalan sukses dan menghasilkan data berkualitas yang dapat dipertanggungjawabkan demi mewujudkan Kota Pariaman yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” tutupnya. (rn/*/pzv)

Komentar