Dharmasraya, RANAHNEWS.com — Peringatan Harlah ke-92 GP Ansor dan Harlah ke-66 PMII di Aula STITNU Dharmasraya, Jumat (1/5/2026), dimanfaatkan sebagai momentum penguatan arah gerakan organisasi melalui peluncuran program strategis bertajuk BISA oleh GP Ansor Dharmasraya.
Ketua PC GP Ansor Dharmasraya Frengky Sandra mengatakan program BISA menjadi arah gerak organisasi untuk memperkuat peran kader dalam menjawab tantangan zaman. Program tersebut merupakan akronim dari Bisnis dan Ekonomi, Inovasi Teknologi dan Media, Sumber Daya Manusia, serta Anak Muda.
Pada sektor bisnis dan ekonomi, GP Ansor mendorong penguatan Badan Usaha Milik Ansor (BUMA) melalui program Patriot Ketahanan Pangan, termasuk penanaman jagung untuk mendukung kemandirian ekonomi organisasi dan kader.
Selain itu, GP Ansor Dharmasraya juga mengelola enam Rumah Pangan Kita (RPK) bekerja sama dengan Bulog guna memperkuat ketahanan pangan lokal dan menjaga stabilitas pasokan pangan masyarakat.
Di bidang teknologi dan media, Ansor fokus pada pemanfaatan teknologi digital untuk memperkuat branding organisasi dan pengembangan basis data organisasi agar pengelolaan kader lebih modern dan transparan.
Sementara pada sektor sumber daya manusia, organisasi tersebut memprioritaskan peningkatan kapasitas kader melalui pelatihan keterampilan, akses beasiswa, serta pengembangan talenta kader di berbagai bidang.
“Program BISA ini adalah komitmen kita agar GP Ansor tidak hanya kuat secara ideologi, tapi juga mandiri secara ekonomi, tanggap teknologi, dan unggul secara kualitas SDM,” ujar Frengky Sandra.
Ketua PC PMII Dharmasraya Azizah menilai momentum halal bihalal dan harlah menjadi ajang membangkitkan semangat kader dalam menjaga perjuangan organisasi.
“Halal bihalal dalam peringatan harlah ini adalah momentum luar biasa dan bisa menjadi tolak ukur tanda bangkitnya semangat pergerakan dalam aksi nyata merawat perjuangan,” kata Azizah.
Ketua PCNU Dharmasraya Ahmad Faizin turut mengapresiasi kebersamaan kader muda NU dalam kegiatan tersebut.
“Semoga dengan momentum harlah ini menjadi ajang refleksi bagi kader Ansor maupun PMII untuk terus mengawal nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah di Kabupaten Dharmasraya,” ujar Ahmad Faizin.
Sementara itu, Wakil Bupati Dharmasraya Leli Arni menyatakan dukungannya terhadap kegiatan GP Ansor dan PMII dalam pengembangan sumber daya manusia dan penguatan ekonomi kreatif kader.
“Kegiatan PMII dan GP Ansor dalam peningkatan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing, serta memperkokoh ekonomi kreatif untuk kemandirian organisasi,” kata Leli Arni.
Kegiatan ditutup dengan pemotongan tumpeng, ramah tamah, dan diskusi antarkader sebagai bentuk penguatan komitmen menjaga kerukunan dan pembangunan daerah melalui gerakan pemuda. (rn/*/pzv)













Komentar