Pemko Padang Percepat Pembangunan PSEL di TPA Air Dingin

Nasional79 Dilihat

Padang, RANAHNEWS.com — Pemerintah Kota Padang mempercepat rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Air Dingin sebagai solusi menekan timbunan sampah yang mencapai sekitar 700 ton per hari.

Langkah percepatan ini mengemuka dalam pertemuan antara Wali Kota Padang Fadly Amran dan Direktur Perlindungan dan Pengelolaan Mutu Air Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) di Ruang Kerja Gubernur Sumatera Barat, Jumat (27/3/2026).

Fadly Amran menyebut pembangunan PSEL menjadi strategi penting karena mampu mengolah sekitar 200 ton sampah per hari. Menurutnya, rencana awal melalui skema Refuse Derived Fuel (RDF) belum terealisasi hingga kini.

“Awalnya kita mendapatkan tawaran pengelolaan sampah melalui skema RDF, namun hingga kini belum terealisasi. Dengan hadirnya PSEL yang diproyeksikan mampu mengolah sekitar 200 ton per hari, tentu akan sangat membantu,” ujarnya.

Selain menekan volume sampah, Pemko Padang juga menargetkan peningkatan capaian kebersihan kota. Saat ini, Padang telah meraih Sertifikat Adipura dan masuk delapan besar kota terbersih nasional.

“Kami berharap dukungan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat agar terbangun komitmen bersama seluruh kabupaten/kota dalam menghadirkan fasilitas pengelolaan sampah sebagai solusi jangka panjang,” tambahnya.

Di sisi lain, Direktur Perlindungan dan Pengelolaan Mutu Air KLH/BPLH Tulus Laksono menegaskan pembangunan PSEL merupakan bagian dari kebijakan nasional yang diinisiasi Presiden RI dalam mendorong sistem pengelolaan sampah modern berbasis sanitary landfill.

Ia menjelaskan, pendanaan pembangunan fasilitas tersebut sepenuhnya berasal dari pemerintah pusat, sementara Pemerintah Kota Padang bertanggung jawab menyiapkan lahan. Teknologi PSEL memungkinkan sampah diolah menjadi energi listrik yang memiliki nilai tambah ekonomi.

“Secara nasional, program pengolahan sampah menjadi energi ini direncanakan mencakup sekitar 33 kabupaten/kota di Indonesia. Kunjungan yang dilakukan ini merupakan bagian dari upaya percepatan agar pembangunan PSEL di Kota Padang dapat segera direalisasikan,” pungkasnya. (rn/*/pzv)

Komentar