PT Garam Targetkan Swasembada, Dorong Stop Impor

Ekonomi63 Dilihat

Gresik, RANAHNEWS.com — Target swasembada garam nasional kembali ditegaskan seiring langkah modernisasi dan ekstensifikasi produksi yang dijalankan PT Garam. Perusahaan pelat merah itu menyatakan kesiapan menjawab penugasan Presiden Prabowo Subianto sejak awal masa jabatan 2024 untuk menghentikan ketergantungan impor.

Kebutuhan garam nasional berdasarkan kajian PT Garam mencapai 5 juta ton per tahun. Saat ini, produksi PT Garam baru sekitar 350 ribu ton, sementara garam rakyat berada di kisaran 1,5–2 juta ton. Kekurangan pasokan sekitar 2,5 juta ton masih dipenuhi melalui impor.

Direktur Keuangan PT Garam Yani, didampingi Komisaris PT Garam Masril Koto di Gresik, Rabu (4/3/2026), menyebut perusahaan mengusung tagline Arah Baru PT Garam untuk mendorong peningkatan produksi hingga 500 ton garam nasional melalui modernisasi dan perluasan lahan.

“Madura tetap jadi central penghasil garam, dari air laut Madura itu dikeringkan dibawa ke Gresik lalu diolah menjadi garam dengan berbagai varian,” ujar Yani.

PT Garam juga berkolaborasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan membangun tambak garam terluas di Asia Tenggara di Rote. Proyek tersebut masih dalam proses pembangunan oleh BUMN PT Nindya Karya.

“Saat ini masih proses pembangunan yang dikerjakan BUMN PT Nindya Karya,” ujar Masril.

Menurut kajian perusahaan, modernisasi tambak seluas 13 ribu hektare di Rote berpotensi menghasilkan 200 ton per hektare atau total 2,6 juta ton produksi.

Masril menilai komoditas garam harus menjadi primadona nasional mengingat besarnya potensi pasar dalam negeri.

“Potensi pasar dalam negeri saja, jika tak digenjot produksi sulit terpenuhi, apa lagi dibiarkan seperti hidup segan mati gak mau, etos kerja PT Garam sebelum Arah Baru,” ujarnya.

Yani menegaskan, komitmen menghentikan impor menjadi kunci tercapainya swasembada.

“Kalau kran impor garam terus dibuka, maka matilah kita,” tegasnya.

Ia menambahkan, jika swasembada tercapai, peluang ekspor garam terbuka.

“Swasembada tercapai, bisa saja PT Garam ekspor, ekspor garam adalah mimpi panjang yang jadi kenyataan,” ujar Yani. (rn/*/pzv)

Komentar