Nevi Zuairina Bantu Warga Terdampak Bencana di Koto Tangah

Nasional108 Dilihat

Padang, RANAHNEWS — Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Sumatera Barat II, Hj. Nevi Zuairina, menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak bencana alam di Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat.

Bantuan tersebut berupa paket kebutuhan pokok yang diperuntukkan bagi masyarakat yang terdampak langsung. Penyaluran dilakukan melalui tim penyalur di lingkungan warga sebagai bentuk empati dan kehadiran wakil rakyat di tengah masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit.

Nevi menyampaikan bahwa bantuan ini tidak semata bersifat materi, tetapi juga menjadi wujud kepedulian dan solidaritas untuk menguatkan harapan warga agar tetap tabah dan bangkit menghadapi ujian.

Menurutnya, bencana alam tidak hanya menimbulkan kerusakan fisik, tetapi juga beban psikologis yang berat bagi masyarakat terdampak. Oleh karena itu, kehadiran dan perhatian dinilai memiliki makna penting dalam proses pemulihan.

“Di saat-saat seperti ini, masyarakat tidak hanya membutuhkan bantuan logistik, tetapi juga dukungan moral. Kita ingin mereka merasa tidak sendiri, bahwa ada banyak pihak yang peduli dan siap bergotong royong,” ujar Nevi Zuairina.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera itu juga mengapresiasi peran masyarakat setempat, relawan, serta berbagai pihak yang turut membantu proses penyaluran bantuan agar tepat sasaran. Sinergi antara warga, relawan, dan unsur pemerintahan disebut menjadi kunci dalam mempercepat pemulihan pascabencana.

Sebagai wakil rakyat, Nevi menegaskan komitmennya untuk terus mengawal aspirasi masyarakat Sumatera Barat, khususnya terkait penanganan bencana dan penguatan mitigasi ke depan. Ia berharap pemerintah daerah dan pemerintah pusat dapat terus meningkatkan kesiapsiagaan serta memperkuat sistem perlindungan bagi masyarakat di wilayah rawan bencana.

Melalui kegiatan tersebut, Nevi berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban warga sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah situasi sulit.

“Di tengah musibah, nilai gotong royong dan kepedulian sosial menjadi fondasi penting untuk bangkit dan menata kembali kehidupan yang lebih baik,” tutup Nevi Zuairina. (rn/*/pzv)

Komentar