PWI Sumbar Prioritaskan Kompetensi Wartawan Meski Daerah Dilanda Bencana

News127 Dilihat

Padang, RANAHNEWS — Di tengah suasana Sumatera Barat yang masih dirundung duka akibat banjir bandang dan longsor, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat tetap melaksanakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) sebagai bentuk komitmen menjaga profesionalisme pers. Kegiatan yang digelar di Edotel Padang pada Rabu – Kamis 3-4 Desember 2025, itu diikuti puluhan wartawan dari berbagai media.

Pelaksanaan UKW mengusung tema “Menuju Wartawan Kompeten dan Berintegritas” dengan empat kelompok uji, masing-masing terdiri atas enam peserta. Satu kelompok berada pada jenjang Utama, sementara tiga kelompok lainnya berada pada jenjang Madya. Peserta diuji kemampuannya dalam teknik jurnalistik, pemahaman etika pers, dan profesionalitas kerja.

Untuk menjaga objektivitas penilaian, PWI menghadirkan empat penguji nasional. Khairul Jasmi bertugas pada jenjang Utama, sementara jenjang Madya diuji oleh Sawir Pribadi, Amril Jambak, dan Syam Irfandi.

Ketua PWI Sumatera Barat, Widya Navies, menyampaikan rasa bangga terhadap keberlanjutan UKW meski daerah masih berduka akibat bencana yang menelan 193 korban jiwa dan menyebabkan ribuan warga mengungsi.

“Pelaksanaan UKW ini penuh perjuangan. Namun semangat kawan-kawan wartawan untuk meningkatkan kompetensi tidak pernah padam. Saya optimis seluruh peserta akan mampu lulus dengan kompeten,” ujar Widya.

UKW dibuka oleh Kepala Dinas Kominfo Sumbar yang diwakili Sekretaris Diskominfo, Oni Fajar Syahdi, S.St.Pi, M.M.A. Ia menegaskan pentingnya wartawan yang terverifikasi kompetensinya, terutama di tengah banjir informasi dan disinformasi yang kian marak.

Menurut Oni, keberadaan wartawan kompeten berperan penting dalam memastikan masyarakat menerima informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan. Ia juga mengapresiasi komitmen PWI Sumbar yang tetap menggelar UKW di tengah kondisi darurat bencana.

Kegiatan UKW dijalankan selama dua hari melalui berbagai sesi penilaian. Peserta yang dinyatakan lulus nantinya memperoleh sertifikat kompetensi sebagai pengakuan resmi atas profesionalitas mereka dalam menjalankan tugas jurnalistik. (rn/*/pzv)

Komentar