Padang, RANAHNEWS.com — Menjelang usia 70 tahun, Universitas Andalas (Unand) menegaskan arah transformasi menuju perguruan tinggi berkelas dunia dengan memperkuat reputasi akademik, internasionalisasi, dan kemitraan strategis bersama media. Komitmen tersebut disampaikan Rektor Unand Efa Yonnedi, Ph.D., dalam kegiatan Coffee Morning dan Bincang-bincang Pagi bersama media cetak dan elektronik, Senin (2/2/2026), di The Gade Creative Lounge (TGCL), Gedung Pustaka Lantai 2 Kampus Unand Limau Manis, Padang.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Rektor I Syukri Arif, Wakil Rektor II Hefrizal Handra, Wakil Rektor III Kurnia Warman, Sekretaris Universitas Aidinil Zetra, Kepala Humas, Protokoler, dan Layanan Informasi Publik Hary Efendi Iskandar, serta jajaran pimpinan universitas.
Dalam pertemuan yang berlangsung santai namun substantif itu, Rektor Efa Yonnedi menyampaikan apresiasi atas peran media sebagai mitra strategis Unand dalam menyampaikan informasi kepada publik dan membangun citra institusi.
“Media merupakan mitra strategis Unand dalam menyebarluaskan informasi serta membangun citra positif melalui pemberitaan,” ujar Efa Yonnedi.
Ia memaparkan, saat ini Universitas Andalas memiliki 15 fakultas, 154 program studi, dan satu program pascasarjana, dengan jumlah mahasiswa sekitar 36.000 orang. Unand didukung 1.555 dosen, 1.342 tenaga kependidikan, serta lebih dari 160.291 alumni.
Sejak ditetapkan sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH) pada 2021, Unand telah membuka 25 program studi baru. Memasuki usia ke-70 pada 13 September 2026, Unand terus memantapkan langkah menuju universitas berkelas dunia melalui penguatan kualitas akademik dan internasionalisasi.
“Untuk membangun atmosfer internasional, saat ini sudah 27 program studi Unand yang terakreditasi internasional, serta terus membangun kerja sama dengan perguruan tinggi ternama di luar negeri,” kata Efa Yonnedi.
Secara institusi, Unand telah terakreditasi A, masuk klaster Mandiri, dan menempati peringkat 10 besar nasional berdasarkan data SINTA Kemristek 2026. Pada level regional, Unand berada di peringkat 396 Asia dan peringkat 77 ASEAN.
Secara global, Universitas Andalas tercatat berada pada peringkat #1401+ versi QS World University Rankings 2026 dan peringkat 8 nasional versi Times Higher Education 2025, dengan keunggulan pada aspek riset yang diakui secara internasional.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor juga menyampaikan kebijakan penerimaan mahasiswa baru Unand dengan komposisi 30 persen jalur undangan, 40 persen jalur tes, dan 30 persen jalur mandiri, meskipun statuta memungkinkan jalur mandiri hingga 50 persen.
Terkait Dana Abadi Unand, Efa Yonnedi menjelaskan bahwa hingga 30 September 2025 telah terkumpul sebesar Rp33.178.868.442,26, dengan hasil pengembangan mencapai Rp2.590.166.672,26. Dari dana tersebut, dialokasikan beasiswa senilai Rp1.000.000.000,00.
Ia juga mengungkapkan tingkat serapan lulusan Universitas Andalas mencapai sekitar 76 persen dalam enam bulan pertama setelah kelulusan, baik yang bekerja maupun berwirausaha.
Dalam sesi dialog, perwakilan media menyampaikan bahwa cukup banyak alumni Universitas Andalas yang berkiprah di dunia jurnalistik dan memimpin media cetak, elektronik, maupun daring, serta berharap adanya forum silaturahmi lanjutan antara pimpinan universitas dan alumni media.
Menanggapi hal itu, Rektor Efa Yonnedi menegaskan bahwa transformasi Universitas Andalas menuju perguruan tinggi berkelas dunia tidak hanya bertumpu pada capaian peringkat, tetapi juga pada kontribusi nyata melalui riset, inovasi, dan kolaborasi lintas sektor. (pzv)













Komentar