Banten, RANAHNEWS — Keberhasilan Kota Padang dalam menggabungkan nilai keagamaan dengan teknologi digital melalui Program Smart Surau kembali mendapat pengakuan nasional. Inovasi ini mengantarkan Kota Padang meraih Special Award pada ajang Indonesia Smart Nation Awards (ISNA) 2025 yang digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang Selatan, Sabtu (8/11/2025).
Penghargaan bergengsi tersebut diterima langsung oleh Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, yang hadir bersama jajaran Pemerintah Kota Padang. Kota Padang menjadi satu dari hanya dua kota di Pulau Sumatera yang berhasil meraih penghargaan ini, bersama Kota Dumai.
Maigus menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bukti nyata keberhasilan inovasi Pemerintah Kota Padang dalam mendorong pembangunan berbasis teknologi dan nilai sosial keagamaan.
“Alhamdulillah, malam ini Kota Padang kembali memperoleh penghargaan atas berbagai inovasi yang kita lakukan. Salah satunya melalui Program Unggulan Smart Surau, yang berperan penting dalam pendidikan, penguatan karakter, serta pengembangan masyarakat berbasis teknologi,” ujar Maigus Nasir usai menerima penghargaan.
Ia menjelaskan bahwa keberhasilan ini juga tidak lepas dari upaya mewujudkan Padang sebagai Kota Gastronomi, yang memberdayakan lebih dari 20 ribu pelaku UMKM melalui sistem informasi dan komunikasi berbasis digital.
“Melalui pembangunan Progul Padang Amanah dengan tata kelola pemerintahan berbasis digital, kami berharap penghargaan ini menjadi pemicu semangat baru untuk terus berinovasi dan berkolaborasi membangun Kota Padang yang lebih maju dan berdaya saing,” lanjutnya.
Sementara itu, CEO Citiasia, Fitrah Rachmat Kautsar, menjelaskan bahwa ISNA merupakan inisiatif lembaga non-pemerintah yang berkomitmen memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas keberhasilan mereka menerapkan konsep smart city.
“Dalam tujuh kali penyelenggaraan ISNA, kami selalu menghadirkan tema yang berbeda setiap tahunnya, mulai dari City Branding, Food Resilience, Sustainable Ecology, hingga Special Award,” kata Fitrah.
Ia menambahkan, riset ISNA melibatkan 514 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia, dengan parameter penilaian yang bersumber dari lembaga resmi seperti Kementerian Komunikasi dan Digital, Kementerian Dalam Negeri, serta indeks nasional seperti Food Safety and Renewable Atlas dari Bappenas.
“Kami percaya penerapan smart city tidak bisa hanya bergantung pada satu pihak. Kolaborasi lintas sektor sangat dibutuhkan agar inovasi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Selamat kepada seluruh pemerintah daerah penerima penghargaan, mari bersama mewujudkan Indonesia yang semakin cerdas,” tutupnya.
Turut mendampingi Wakil Wali Kota Padang dalam acara tersebut, Kepala Dinas Kominfo Kota Padang Boby Firman, Plt. Sekretaris Dinas Kominfo Nur Hakim, serta Kabag Umum Setda Kota Padang Harry Krisna. (rn/*/pzv)
















Komentar