Fadly Amran Bawa Visi Padang ke Panggung Gastronomi Dunia

Pariwisata238 Dilihat

Padang, RANAHNEWS — Kota Padang menegaskan ambisinya menuju predikat Kota Gastronomi Dunia melalui partisipasi Wali Kota Fadly Amran sebagai pembicara pada Indonesia Creative Cities Festival (ICCF) 2025 di Kota Malang, 6–10 November 2025. Dalam forum nasional tersebut, Fadly tampil pada Sabtu (8/11/2025) dengan paparan bertajuk Padang Road to Gastronomy City yang dimoderatori Wakil Ketua Umum ICCN, Kang Galih Sedayu.

Fadly memaparkan bahwa kekayaan gastronomi Padang lahir dari perpaduan sejarah dan lintasan budaya yang panjang. Ia menuturkan, identitas kuliner Padang merupakan hasil asimilasi empat etnis besar yang sejak awal membentuk karakter kota pesisir barat Sumatra itu.

“Ada istilah Urang Padang Jalan Barampek. Ini menggambarkan empat etnis yang mengawali perjalanan Kota Padang, yaitu India, Tionghoa, Nias, dan Minang. Perpaduan budaya inilah yang berkembang menjadi kekayaan seni hingga kuliner yang kita kenal sekarang,” ujar Fadly Amran.

Lebih lanjut, Fadly menegaskan kesiapan Kota Padang untuk bersaing di kancah dunia melalui kekuatan sektor kulinernya. Ia menyoroti dominasi pelaku usaha kreatif di bidang makanan serta ikon kuliner yang telah mendunia.

“Sebanyak 42,8 persen pelaku usaha kreatif di Padang bergerak di sektor kuliner. Hampir di setiap kota besar Indonesia, bahkan di berbagai belahan dunia, ada rumah makan Padang. Belum lagi rendang yang dijuluki makanan terenak di dunia dan tradisi makan bajamba yang masih lestari. Semua unsur ini menjadikan Padang layak menyandang predikat Kota Gastronomi Dunia,” jelasnya.

Upaya menuju pengakuan tersebut sejatinya telah dimulai sejak perayaan Hari Jadi Kota Padang ke-356 yang mengusung tema Taste of Padang Experience: Road to Gastronomy City. Melalui berbagai kegiatan promosi dan kolaborasi lintas sektor, pemerintah kota berupaya memperkuat identitas gastronomi sebagai daya tarik utama wisata budaya Padang.

Acara ICCF 2025 turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, antara lain Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky, Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad, Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha Djumaryo, serta Ketua Umum ICCN Fiki Satari. (rn/*/pzv)

Komentar