Tanah Datar, RANAHNEWS.com — Bupati Tanah Datar Eka Putra, SE, MM menegaskan kembali pentingnya disiplin dan integritas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pada momentum peringatan Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah, Jumat (23/01/2026).
Penegasan tersebut disampaikan Eka Putra saat kegiatan Wirid Korpri yang digelar di Masjid Nurul Amin, Pagaruyung. Ia menekankan bahwa peningkatan kualitas pelayanan publik harus dimulai dari kedisiplinan ASN dalam menjalankan tugas dan mematuhi aturan yang berlaku.
Bupati menjelaskan, disiplin ASN tidak hanya berkaitan dengan kinerja, tetapi juga kepatuhan terhadap ketentuan berpakaian dan penggunaan atribut dinas sebagaimana diatur dalam Surat Edaran Bupati Nomor 100.3.4.2/41/ORG-2026 tentang Pakaian Dinas ASN sebagai tindak lanjut Permendagri Nomor 10 Tahun 2024.
“Momentum Isra’ dan Mi’raj ini mari kita jadikan sebagai sarana introspeksi dan peningkatan disiplin dalam bekerja melayani masyarakat, dengan menjunjung tinggi kejujuran, integritas, serta tanggung jawab. ASN harus bertanggung jawab terhadap amanah yang diberikan, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan nyaman dan optimal,” ujar Eka Putra.
Ia menambahkan, ASN dituntut tidak hanya unggul secara profesional, tetapi juga memiliki kekuatan moral dan spiritual. Menurutnya, keseimbangan antara kinerja dan nilai keagamaan akan berdampak pada kualitas pelayanan publik yang lebih baik.
“Melalui wirid Korpri di awal tahun 2026 ini, mari kita tingkatkan kedisiplinan dan keimanan. Manfaatkan kesempatan beribadah, baik yang wajib maupun sunnah, termasuk mengikuti wirid Korpri yang dilaksanakan dua kali dalam sebulan,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Eka Putra juga mengingatkan ASN agar menjaga keutuhan rumah tangga dan menjauhi perilaku menyimpang, seperti perselingkuhan dan perbuatan asusila. Ia menyoroti angka perceraian yang salah satunya didominasi oleh ASN dan berdampak luas terhadap keluarga serta lingkungan sosial.
Sementara itu, Ustadz Zulhamdi Buya Kerajaan Nan Shaleh, pimpinan Pondok Pesantren Nurul Yaqin Siringan-Ringan, Padang Pariaman, dalam tausiah agama mengajak jamaah untuk menjaga pandangan agar terhindar dari perbuatan maksiat.
Ia mengingatkan bahwa manusia diciptakan Allah SWT dalam sebaik-baik bentuk, sebagaimana termaktub dalam Surat At-Tin ayat 4, sehingga membutuhkan keseimbangan antara kebutuhan jasmani dan ruhani.
“Berbeda dengan hewan yang hanya makan dari bumi, manusia diberi kebutuhan dari bumi dan langit. Ruh manusia membutuhkan zikir, istigfar, doa, serta membaca Al-Qur’an agar hidup lebih bermakna,” jelasnya.
Di akhir kegiatan, Bupati Eka Putra menyerahkan dua unit mesin chainsaw kepada BPBD Tanah Datar dan Dinas Perkim LH sebagai dukungan terhadap kesiapsiagaan kebencanaan dan pelayanan di bidang lingkungan hidup. (rn/*/pzv)











Komentar