Wawako Maigus Nasir: Inflasi Kota Padang Harus Dikendalikan Saat Ramadhan

News, Ekonomi413 Dilihat

Padang, RANAHNEWS – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Padang menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok selama Ramadhan 1446 H/2025 hingga Lebaran. Kenaikan permintaan yang biasanya terjadi di periode ini menjadi perhatian utama agar inflasi tetap terkendali.

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menekankan pentingnya koordinasi antarinstansi dalam menghadapi lonjakan harga. “Kita tidak ingin inflasi meningkat di Kota Padang selama Ramadhan hingga Lebaran. Oleh karena itu, TPID harus saling berkoordinasi dan menyiapkan langkah strategis,” ujarnya saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah di Kantor Balai Kota Aie Pacah, Jumat (21/2/2025).

Sekretaris Daerah Kota Padang, Andree Algamar, menambahkan bahwa pihaknya telah meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk memastikan ketersediaan bahan pokok dan kelancaran distribusi. Selain itu, ia mengajak masyarakat untuk menerapkan pola hidup sederhana dan menghindari konsumsi berlebihan.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Padang, Alfianto, mengungkapkan bahwa inflasi Kota Padang sempat berada di atas 3 persen secara year on year (YoY) pada Januari hingga Juni. Namun, pada Juli hingga Desember, angkanya menurun hingga rata-rata 1,5 persen, bahkan lebih rendah dari inflasi nasional.

“Saat ini inflasi di Kota Padang masih dalam batas aman. Namun, kita harus tetap waspada terhadap potensi kenaikan harga menjelang Ramadhan yang tinggal beberapa hari lagi. Langkah strategis harus segera diambil untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan,” jelasnya.

Rakor ini juga dihadiri oleh Pemimpin Perum Bulog Wilayah Sumatera Barat, Darma Wijaya, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Padang, kepala OPD terkait dari Pemprov Sumbar dan Pemko Padang, serta para camat se-Kota Padang.

Dengan koordinasi yang kuat, diharapkan harga bahan pokok tetap stabil dan daya beli masyarakat terjaga selama bulan suci Ramadhan hingga Lebaran nanti. (rn/*/pzv)

Komentar