Padang, RANAHNEWS – Keceriaan anak-anak Desa Tungkal Selatan, Kota Pariaman, mewarnai pembukaan kegiatan Fun Holiday yang dibuka langsung oleh Wali Kota Pariaman, Yota Balad, Kamis (3/7/2025). Momen liburan sekolah ini dimanfaatkan menjadi ruang bermain yang mendidik dan menyenangkan, sekaligus ajakan kuat untuk menjauhi ketergantungan terhadap gawai.
Yota menyampaikan apresiasi kepada pihak desa, Forum Anak Kota Pariaman, serta Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) atas sinergi dalam menyelenggarakan kegiatan ini. “Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Desa Tungkal Selatan yang telah berkolaborasi bersama DP3AKB dan Forum Anak,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan ini menjadi ruang sosialisasi positif dan sarana anak-anak mengenal kembali permainan tradisional yang mulai ditinggalkan. “Tanpa dorongan orang tua, anak-anak mungkin tidak akan datang. Jangan biarkan anak-anak kita terpaku pada gawai. Dorong mereka bersilaturahmi dan bermain agar perkembangan motoriknya berjalan baik,” katanya.
Wako Yota menegaskan bahwa Pemerintah Kota Pariaman sangat serius memperhatikan dunia pendidikan. Ia bahkan telah meminta agar sekolah-sekolah tidak memberikan pekerjaan rumah berbasis gawai kepada murid SD dan SMP. “PR sebaiknya dikerjakan secara manual agar tidak memperkuat ketergantungan pada teknologi,” jelasnya.
Ia juga mengajak anak-anak untuk aktif dalam olahraga dan membangun semangat menjadi generasi penerus yang sehat dan berprestasi. “Jadilah atlet yang membanggakan dan generasi masa depan Kota Pariaman yang hebat,” pesan Yota kepada peserta.
Pj. Kepala Desa Tungkal Selatan, Sitti Mayarsari Handayani, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan hasil inisiatif desa bersama ibu-ibu PKK dan Karang Taruna, sekaligus cara mengisi waktu libur sekolah. “Kegiatan ini kami beri nama Fun Holiday dengan tema Ceria Masa Kanak-Kanak. Selain mengisi libur, ini juga menghidupkan kembali permainan tradisional yang mulai dilupakan,” ungkapnya.
Kegiatan Fun Holiday berlangsung selama dua hari, dari 3 hingga 4 Juli 2025, dimulai dengan jalan santai, dilanjutkan dongeng anak, edukasi perlindungan anak, dan permainan tradisional yang membangkitkan semangat kebersamaan anak-anak Desa Tungkal Selatan. (rn/*/pzv)











Komentar