Wakil Bupati Solok Ajak Masyarakat Bangun Daerah Lewat Gerakan Masjid

Pendidikan552 Dilihat

Kabupaten Solok, RANAHNEWS – Semangat keummatan yang tumbuh dari masjid kembali mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Solok. Wakil Bupati Solok, H. Candra, S.H.I., tampil sebagai penceramah utama dalam Tabligh Akbar di Masjid Raya Istiqomah, Alahan Panjang, Senin (7/7/2025), yang digelar dalam rangka menyambut bulan Muharram 1447 H. Ia hadir mewakili Bupati Solok Jon Firman Pandu, sekaligus menyampaikan salam hangat dan apresiasi atas gerakan keagamaan yang digagas masyarakat.

“Titip salam dari Bupati dan rasa bangga dari kami di Pemerintah Kabupaten Solok atas inisiatif program-program keummatan ini. Beginilah semestinya membangun nagari—melalui kolaborasi masyarakat,” ujar Candra dalam ceramahnya di hadapan jamaah.

Panitia pelaksana, Ustaz Darma, melaporkan bahwa selama dua tahun terakhir, Masjid Raya Istiqomah telah menggulirkan berbagai kegiatan sosial dan keagamaan, seperti santunan yatim piatu yang kini rutin dua kali setahun, serta program tahsin dan tahfizh Al-Qur’an bagi anak-anak dan remaja.

Ketua pengurus masjid, Ustaz Abrar Hasanah, mengungkapkan bahwa inspirasi gerakan ini muncul dari kunjungan mereka ke Masjid Jogokariyan di Yogyakarta. Selain fokus pada pembinaan rohani, masjid ini juga mengembangkan usaha ekonomi produktif seperti program ikan larangan.

“Anak-anak yatim kami bina melalui program Malam Bina Taqwa. Kami ingin mereka menjadi motor penggerak kemajuan masjid dan garda depan gerakan keummatan,” jelas Abrar.

Dalam ceramahnya, Wabup Candra turut menekankan pentingnya peran Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai pelayan publik yang harus bekerja sepenuh hati, sebagaimana pengurus masjid melayani umat. Ia juga mendorong masyarakat untuk berperan aktif dalam menyukseskan program-program pembangunan.

“Membangun daerah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi amanah bersama,” tegasnya.

Wabup juga mengangkat nilai hijrah sebagai refleksi spiritual. Ia mengajak masyarakat menjadikan hijrah Nabi Muhammad SAW sebagai momentum perbaikan diri dan lingkungan.

“Hijrah itu peningkatan kualitas kehambaan kita. Mari kita berhijrah dari yang buruk menjadi baik, dari baik menuju lebih baik, agar Solok menjadi negeri yang dirahmati,” ajaknya.

Dalam kesempatan itu, ia turut mendorong nagari-nagari di Kabupaten Solok menyusun Peraturan Nagari guna mencegah penyakit masyarakat. Pemerintah daerah akan memberikan penghargaan dalam bentuk dana tambahan pembangunan kepada nagari yang sukses menjalankan program tersebut.

Acara ditutup dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim dan para hafiz Al-Qur’an, sebagai wujud komitmen sosial dari pengurus masjid. Kegiatan ini juga dihadiri sejumlah tokoh daerah seperti Anggota DPRD Kabupaten Solok Basrizal, Kabag Kesra Mardaus, Kapolsek Lembah Gumanti AKP Barata Rahmat Sukarsih, unsur Forkopimcam, tokoh adat, Bundo Kanduang, hingga generasi muda.

Tabligh Akbar ini mencerminkan bahwa perubahan sosial dapat bermula dari masjid yang makmur dan masyarakat yang peduli terhadap kemajuan nagari. (E_J)

Komentar