Padang, RANAHNEWS.com — Kafilah Kelurahan Koto Lalang berhasil meraih juara umum pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-42 tingkat Kecamatan Lubuk Kilangan yang digelar di Masjid Baitussalam, Banda Buek, pada 20–21 Mei 2026.
Prestasi tersebut diraih setelah Koto Lalang tampil konsisten pada sejumlah cabang perlombaan dan mengumpulkan nilai tertinggi dari tujuh kelurahan peserta. Sementara itu, Kelurahan Indarung menempati posisi juara umum kedua dan Banda Buek di peringkat ketiga.
Pelaksanaan MTQ berlangsung meriah dengan mempertandingkan cabang tilawah dan tartil. Antusias masyarakat terlihat dari ramainya penonton yang hadir di setiap lokasi perlombaan selama kegiatan berlangsung.
Lurah Koto Lalang, Irsyad Hardani, menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada seluruh kafilah, guru pembina, tokoh masyarakat, serta warga yang telah mendukung penuh kafilah Koto Lalang hingga berhasil meraih juara umum.
“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras bersama dan sinergi seluruh elemen masyarakat Koto Lalang. Kami bersyukur perjuangan para kafilah mampu mengharumkan nama daerah,” ujarnya.
Ia mengatakan, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kekompakan masyarakat dalam mendukung persiapan kafilah, termasuk melalui kegiatan gotong royong dan pengumpulan dana secara bersama-sama demi menyukseskan peserta selama mengikuti perlombaan.
Menurut Irsyad, MTQ memiliki peran penting dalam meningkatkan minat generasi muda untuk mempelajari dan mencintai Al-Qur’an. Karena itu, ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi peserta untuk terus meningkatkan kemampuan hingga mampu bersaing pada tingkat lebih tinggi.
“Jangan cepat berpuas diri. Perjalanan untuk meraih prestasi lebih tinggi masih panjang. Tetaplah berlatih dan hormati guru pembina,” katanya.
Ketua LPM Koto Lalang, Basrul, turut berperan aktif menjaga kekompakan antara masyarakat, RT/RW, dan pemerintah kelurahan selama persiapan hingga pelaksanaan MTQ berlangsung.
Sementara itu, Ketua Forum Nagari Koto Lalang, Maulana Sardi, menilai keberhasilan tersebut menjadi momentum kebangkitan kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat setelah beberapa tahun terakhir dinilai kurang aktif.
“Alhamdulillah, sekarang kegiatan masyarakat kembali hidup dan mampu melahirkan prestasi yang membanggakan bagi Koto Lalang,” ujarnya.
Pemuka masyarakat Koto Lalang, Defri Mulyadi, juga mengapresiasi kekompakan masyarakat dalam mendukung pelaksanaan MTQ hingga berhasil meraih prestasi membanggakan di tingkat kecamatan.
“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Koto Lalang. Kekompakan pemuda, pengurus masjid, musala, dan bundo kanduang menjadi kekuatan besar dalam mendukung para kafilah,” katanya.
Keberhasilan meraih juara umum MTQ ke-42 tingkat Kecamatan Lubuk Kilangan tersebut diharapkan dapat terus dipertahankan sekaligus melahirkan generasi muda Qurani yang mampu berprestasi di tingkat lebih tinggi. (pzv)













Komentar