Wabup Candra Tinjau Warga Terdampak Banjir dan Minta Kewaspadaan

News267 Dilihat

Kabupaten Solok, RANAHNEWS — Meningkatnya curah hujan yang memicu rangkaian banjir dan longsor dalam beberapa hari terakhir mendorong Pemerintah Kabupaten Solok mengeluarkan imbauan kewaspadaan bagi seluruh warga. Seruan ini disampaikan Wakil Bupati Solok, H. Candra, S.H.I., saat meninjau langsung kondisi masyarakat terdampak banjir di Nagari Paninggahan dan Nagari Salayo, Minggu (23/11/2025).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan darurat berjalan optimal, sekaligus menegaskan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat pada masa sulit. Wabup berdialog dengan warga mengenai kebutuhan mendesak pascabanjir, mulai dari kerusakan rumah, lahan pertanian, hingga akses jalan yang tertutup material lumpur.

“Kami datang ke sini untuk memastikan pemerintah Kabupaten Solok hadir bersama masyarakat dalam suasana apa pun. Kita akan mengurus bantuan darurat dan menyiapkan rencana pemulihan agar perekonomian warga dapat kembali pulih secepatnya,” ujar H. Candra.

Wabup menegaskan bahwa penanganan pascabencana harus dilakukan melalui koordinasi yang solid antara pemerintahan nagari, kecamatan, hingga kabupaten. Hal tersebut mencakup kebutuhan pengungsian sementara, pembersihan material banjir, pemulihan infrastruktur, serta penanganan lahan pertanian.

Ia turut mengapresiasi kerja cepat tim BPBD Kabupaten Solok, perangkat nagari, dan unsur masyarakat yang bergerak dalam penyebaran informasi dan pembersihan lokasi banjir sehingga potensi jatuhnya korban dapat diminimalkan.

“Cuaca ekstrem berpotensi menimbulkan bencana sewaktu-waktu. Karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terutama di wilayah bantaran sungai, lereng perbukitan, dan titik rawan longsor,” tegasnya.

Kabid BPBD Kabupaten Solok, Indra Muchsis, menyampaikan bahwa pihaknya telah memulai pemetaan wilayah terdampak serta menyiapkan langkah tindak lanjut untuk memastikan penanganan berlangsung cepat.

“Pemkab Solok melalui tim BPBD telah memetakan sejumlah titik rawan bencana dan memastikan akses air, listrik, serta ketersediaan bahan pokok bagi warga jika terdampak. Semua unsur bergerak agar warga mendapatkan kebutuhan dasar tanpa hambatan,” ujar Indra.

Ia menambahkan bahwa BPBD terus melakukan pemantauan lapangan, terutama di kawasan berisiko tinggi, guna mencegah korban serta memastikan proses evakuasi berjalan aman apabila terjadi bencana susulan.

Dalam beberapa hari terakhir, banjir bandang, banjir luapan sungai, dan tanah longsor terjadi di sejumlah titik di Kabupaten Solok. Pemerintah meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan, mengurangi aktivitas di luar rumah saat hujan deras, menghindari perjalanan jauh jika tidak mendesak, menjauhi bantaran sungai dan tebing rawan longsor, serta segera melapor kepada pemerintah nagari atau BPBD jika melihat tanda-tanda bencana.

“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Mari saling menjaga dan memperkuat koordinasi agar kita mampu melewati kondisi ini dengan baik,” ucap Wabup Candra.

Pemerintah Kabupaten Solok memastikan seluruh upaya penanganan, pendataan kerusakan, dan pemulihan dilakukan secara terstruktur untuk membantu masyarakat bangkit setelah bencana. Warga juga diimbau tetap tenang, waspada, dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.

Dalam kunjungan ini turut hadir Kadis PUPR Solok Effia Vivi Fortuna, Kadis PRKPP Retni Humaira, Kabid BPBD Indra Muchsis beserta tim, camat, wali nagari, KAN, dan tokoh masyarakat setempat. (E_J)

Komentar