Stadion H. Agus Salim Dibangun Ulang, Target Rampung 2028

Padang, RANAHNEWS.com — PT Adhi Karya (Persero) Tbk bersama PT Hutama Karya (Persero) menggarap pembangunan kembali Stadion H. Agus Salim Padang, Sumatera Barat, dengan anggaran Rp340,04 miliar dari APBN 2026. Stadion berdesain modern yang mengadopsi unsur arsitektur khas Ranah Minang ini ditargetkan rampung pada akhir 2027 atau paling lambat Januari 2028.

Pembangunan tersebut dilaksanakan melalui skema kerja sama operasi (KSO) antara kedua perusahaan BUMN. Proyek ini menjadi bagian dari pembaruan infrastruktur olahraga di Sumatera Barat, khususnya untuk mendukung perkembangan sepak bola dan meningkatkan kualitas fasilitas olahraga di Kota Padang.

Berdasarkan materi desain yang dibagikan PT Adhi Karya, stadion baru ini mengadopsi konsep dasar Stadion Surajaya Lamongan dengan sejumlah penyesuaian. Rancangannya menonjolkan dua atap tribun di sisi barat dan timur yang melengkung ke bawah menyerupai tanduk.

Bentuk tersebut memberikan karakter visual tersendiri sekaligus menghadirkan sentuhan arsitektur yang diharapkan memperkuat identitas Stadion H. Agus Salim sebagai kebanggaan masyarakat Sumatera Barat.

Dari sisi fungsi, stadion direncanakan memenuhi standar Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), dengan kapasitas diperkirakan mencapai sekitar 15.000 penonton.

Fasilitas tersebut diharapkan dapat menunjang penyelenggaraan pertandingan sepak bola serta berbagai kegiatan olahraga berskala nasional. Kehadirannya juga diharapkan memberikan dukungan bagi atlet, klub sepak bola, dan masyarakat yang memanfaatkan fasilitas olahraga tersebut.

Pemerintah Kota Padang turut mendukung pembangunan kembali Stadion H. Agus Salim. Wali Kota Padang Fadly Amran menyatakan pemerintah kota siap berkolaborasi untuk menyukseskan rekonstruksi kawasan GOR H. Agus Salim.

Kolaborasi pemerintah daerah dengan pelaksana proyek menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan sesuai rencana.

Bagi masyarakat Sumatera Barat, Stadion H. Agus Salim tidak hanya berfungsi sebagai tempat pertandingan, tetapi juga memiliki nilai historis dan menjadi bagian dari identitas olahraga Ranah Minang.

Pembangunan kembali stadion ini diharapkan membuka peluang bagi perkembangan atlet dan klub sepak bola daerah melalui ketersediaan fasilitas yang lebih modern.

Jika rampung sesuai target, stadion tersebut akan menjadi salah satu fasilitas olahraga modern di Sumatera Barat. Proyek ini sekaligus menjadi bagian dari kontribusi PT Adhi Karya bersama PT Hutama Karya dalam pembangunan infrastruktur olahraga nasional. (rn/*/pzv)

Komentar