Pemko Padang Targetkan UMKM Naik Kelas

Ekonomi114 Dilihat

Padang, RANAHNEWS.com — Digitalisasi transaksi dan penguatan UMKM halal menjadi fokus kegiatan Daun Ramadan Zona KHAS (Kuliner Halal, Aman, dan Sehat) yang digelar Bank Indonesia Sumatera Barat di Pujasera Kota Padang, 4–6 Maret 2026. Agenda ini merupakan bagian dari Festival Ramadan 1447 H untuk mendorong aktivitas ekonomi selama bulan suci.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir bersama Kepala Perwakilan BI Sumbar Mohamad Abdul Majid Ikram, Rabu (4/3/2026), ditandai dengan pemukulan gendang tabuh. Pameran menghadirkan pelaku UMKM dengan beragam produk, mulai dari fesyen, aksesori, hingga makanan dan kue khas Ramadan.

Maigus Nasir menyampaikan kegiatan tersebut selaras dengan Program Unggulan UMKM Naik Kelas yang diusung Pemerintah Kota Padang, termasuk pencanangan kota sebagai kota gastronomi.

“Kita sudah mencanangkan Kota Padang sebagai kota gastronomi karena memiliki potensi besar di sektor wisata dan kuliner. Kita berharap apa yang dilakukan BI dapat semakin mendorong UMKM naik kelas di Kota Padang,” ujarnya didampingi Kepala Dinas Pariwisata Yudi Indra Sani.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Padang telah meluncurkan Rumah Wirausaha sebagai wadah pembinaan dan penguatan kapasitas pelaku usaha. Selain itu, disiapkan anggaran Rp70 miliar untuk revitalisasi Pasar Raya, Pantai Padang, dan Kota Tua guna mendukung pertumbuhan ekonomi.

“Kami meminta pelaku UMKM untuk bersabar hingga pembangunan ini terwujud, sembari terus meningkatkan kualitas usaha. Kami juga mengharapkan dukungan dari seluruh masyarakat agar pembangunan dapat terwujud untuk mewujudkan Padang menjadi kota maju dan sejahtera,” katanya.

Sementara itu, Mohamad Abdul Majid Ikram menyebutkan kegiatan ini bertujuan meningkatkan aktivitas ekonomi Kota Padang dan Sumatera Barat. Pameran UMKM tahun ini juga mendorong penggunaan QRIS serta onboarding marketplace bagi pelaku usaha.

“Kami berharap selama Ramadan masyarakat semakin terbiasa bertransaksi secara digital. Transformasi digital menjadi kebutuhan agar UMKM memiliki akses pemasaran dan akses keuangan yang lebih luas,” pungkasnya. (rn/*/pzv)

Komentar