Pemkab Solok Evaluasi Program Lewat Rapat Koordinasi OPD

News55 Dilihat

Kabupaten Solok, RANAHNEWS.com — Pemerintah Kabupaten Solok menggelar rapat koordinasi bersama seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mengevaluasi pelaksanaan program sekaligus menyelaraskan langkah strategis pembangunan daerah, Senin (02/02/2026).

Rapat yang berlangsung di ruang kerja Sekretaris Daerah Kabupaten Solok tersebut dipimpin Sekda Medison, S.Sos., M.Si., dan dihadiri para staf ahli, asisten, serta seluruh kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok.

Dalam arahannya, Medison menegaskan pentingnya kesatuan langkah dan kolaborasi lintas perangkat daerah agar seluruh program berjalan efektif, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan. Menurutnya, pembangunan daerah tidak dapat dilaksanakan secara parsial.

“Pemerintahan yang kuat bukan hanya dibangun dari regulasi, tetapi dari kolaborasi. Kita hadir di sini untuk memastikan bahwa setiap kebijakan lahir dari dialog, setiap program tumbuh dari sinergi, dan setiap pelayanan berakar pada kepentingan masyarakat,” ujar Medison.

Ia menekankan, sinergi, koordinasi, dan komitmen bersama antar OPD menjadi faktor penentu keberhasilan pembangunan daerah. Seluruh perangkat daerah diminta memiliki pemahaman yang sama terhadap prioritas pembangunan serta menjaga komunikasi yang efektif.

“Seluruh OPD harus memiliki pemahaman yang sama terhadap prioritas pembangunan daerah. Koordinasi dan komunikasi yang baik menjadi kunci agar program yang dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Rapat koordinasi tersebut dimanfaatkan untuk mengevaluasi capaian kinerja, menyelaraskan program kerja, serta merumuskan langkah konkret dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan. Pembahasan difokuskan pada peningkatan kualitas pelayanan publik, percepatan pembangunan daerah, dan optimalisasi pemanfaatan anggaran.

Medison juga menekankan pentingnya membangun budaya kerja yang berintegritas, profesional, dan berorientasi pada hasil. Ia menyebut aparatur pemerintah merupakan representasi negara di mata masyarakat, sehingga setiap tindakan harus mencerminkan nilai kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian.

“Kita ingin menghadirkan pemerintahan yang hadir, mendengar, dan bekerja. Pemerintahan yang tidak hanya mengatur, tetapi juga melayani. Tidak hanya merencanakan, tetapi juga menuntaskan,” katanya.

Selain evaluasi program, rapat turut membahas pelaksanaan program MBG yang masih menyisakan 29 yayasan belum berjalan. Terkait hal tersebut, Sekda meminta OPD terkait turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan lokasi dan titik MBG yang belum beroperasi guna mengetahui kendala serta mencari solusi yang tepat.

“Program prioritas daerah dan MBG bukan sekadar agenda, tetapi bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, dibutuhkan kerja sama yang solid dan tanggung jawab bersama,” tegas Medison.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Solok berharap terbangun kesamaan persepsi dan semangat kebersamaan dalam mewujudkan pembangunan daerah yang inklusif, berkelanjutan, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat. (rn/*/pzv)

Komentar