Padang Tegaskan Komitmen Turunkan Kemiskinan Lewat Pembaruan Data dan Program PKH

News156 Dilihat

Padang, RANAHNEWS — Pemerintah Kota Padang terus memperkuat komitmen menurunkan angka kemiskinan melalui pembaruan data penerima bantuan sosial dan penguatan program pemberdayaan masyarakat. Dalam rapat koordinasi penurunan kemiskinan serta tindak lanjut hasil verifikasi data penerima Program Keluarga Harapan (PKH) di Ruang Pertemuan Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang, Kamis (6/11/2025), Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menegaskan bahwa akurasi data menjadi kunci agar bantuan benar-benar tepat sasaran.

Maigus menekankan, validasi dan pembaruan data penerima PKH harus dilakukan secara rutin agar program penanggulangan kemiskinan berjalan efektif. Ia juga menyoroti bahwa tujuan utama dari program sosial bukan hanya memberikan bantuan, tetapi juga mengubah kehidupan masyarakat ke arah yang lebih baik.

“Pembaruan data penerima harus dilakukan secara berkala agar program penanggulangan kemiskinan berjalan tepat sasaran. Kita harus pastikan bantuan hanya diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” ujar Maigus.

Ia menambahkan, program sosial pemerintah sejatinya harus berdampak jangka panjang. “Tujuan kita bukan hanya memperbaiki data, tapi juga memperbaiki kehidupan masyarakat. Kita ingin warga miskin bisa bangkit dan mandiri,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kota Padang, Yenni Yuliza, mengungkapkan bahwa angka kemiskinan di Kota Padang menunjukkan tren positif dengan penurunan signifikan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, tingkat kemiskinan tercatat sebesar 3,83 persen, menurun dari tahun sebelumnya sebesar 4,26 persen.

“Data ini menunjukkan bahwa berbagai program pengentasan kemiskinan yang dijalankan mulai memberikan hasil yang nyata di lapangan,” tutur Yenni.

Dalam rapat yang juga dihadiri para pendamping PKH dari seluruh kecamatan di Kota Padang tersebut, dibahas pula langkah-langkah lanjutan untuk mengatasi kemiskinan ekstrem. Program tersebut mencakup perbaikan rumah tidak layak huni serta penguatan ekonomi keluarga miskin agar dapat mandiri secara berkelanjutan.

“Melalui rapat ini, Pemerintah Kota Padang menegaskan komitmen untuk terus menurunkan angka kemiskinan sesuai target RPJMD 2025–2029, yakni 2,71 persen pada tahun 2029,” pungkas Yenni. (rn/*/pzv)

Komentar