Nindya Karya Rekrut 6.170 Pekerja untuk Tuntaskan Renovasi 100 Sekolah Rakyat

Ekonomi331 Dilihat

Jakarta, RANAHNEWS – Upaya pemerataan pendidikan yang digagas Presiden Prabowo Subianto melalui program Sekolah Rakyat tak hanya berdampak pada perbaikan infrastruktur pendidikan dasar, tetapi juga membuka lapangan kerja luas di berbagai daerah.

Dalam pelaksanaan proyek rehabilitasi dan renovasi 100 unit Sekolah Rakyat, PT Nindya Karya selaku perusahaan pelat merah yang ditugaskan, telah merekrut 6.170 pekerja. Menariknya, sebagian besar tenaga kerja tersebut merupakan warga lokal dari sekitar lokasi proyek.

“Pada Tahap IA, kami menyerap 3.457 orang pekerja, dan untuk Tahap IB sebanyak 2.660 orang. Mayoritas berasal dari daerah masing-masing lokasi Sekolah Rakyat,” ujar Plt Direktur Utama PT Nindya Karya, Firmansyah, di Jakarta, Selasa (5/8/2025).

Ia menyebut pelibatan tenaga kerja lokal ini menjadi bentuk nyata sinergi antara pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat sesuai dengan harapan pemerintah.

“Ini sesuai arahan presiden agar proyek pembangunan tidak hanya hasilnya yang dinikmati masyarakat, tapi juga prosesnya memberdayakan mereka,” jelas Firmansyah.

Progres pembangunan sekolah-sekolah tersebut pun mendapat apresiasi luas. Menurut Firmansyah, kinerja fisik pembangunan pada tahap IA dan IB dinilai memuaskan oleh berbagai pihak, baik dari kalangan pendidikan maupun pengamat infrastruktur.

“Alhamdulillah, apresiasi terhadap hasil pekerjaan sangat positif. Total 100 unit Sekolah Rakyat Insya Allah tuntas pada 17 Agustus 2025,” ucapnya optimistis.

Setelah direnovasi, bangunan Sekolah Rakyat dilengkapi fasilitas pendidikan yang jauh lebih layak, termasuk ruang belajar, asrama bagi siswa dan guru, serta sarana pendukung lainnya.

Peningkatan infrastruktur ini diharapkan menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, sehat, dan mendorong tumbuh kembang generasi penerus bangsa secara optimal. (rn/*/pzv)

Komentar