Ketua DPRD Sumbar Serahkan Al-Qur’an bagi Pemenang Lomba Ramadan

Parlemen57 Dilihat

Padang, RANAHNEWS.com — Apresiasi terhadap kegiatan keagamaan anak-anak di bulan Ramadan diberikan melalui penyerahan Al-Qur’an kepada para pemenang lomba di Masjid Al Furqan, Kelurahan Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Padang, Kamis (5/3/2026). Sebanyak 15 mushaf Al-Qur’an diserahkan sebagai bentuk penghargaan sekaligus dorongan agar generasi muda semakin dekat dengan Al-Qur’an dan aktif dalam kegiatan masjid.

Penyerahan Al-Qur’an tersebut dilakukan Ketua DPRD Sumatera Barat Muhidi kepada anak-anak yang meraih juara dalam berbagai lomba yang digelar untuk memeriahkan kegiatan Ramadan di masjid tersebut.

Selain memberikan apresiasi, Muhidi juga menyampaikan motivasi kepada anak-anak dan remaja mengenai prinsip meraih kesuksesan di masa depan.

“Pertama adalah menambah ilmu. Ilmu apa saja silakan dipelajari, yang penting bermanfaat. Dengan ilmu kita tahu apa yang harus dilakukan. Tanpa ilmu kita tidak bisa berbuat apa-apa,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa ilmu harus diperoleh melalui kesungguhan dan kerja keras. Menurutnya, kesempatan pendidikan saat ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin oleh generasi muda.

“Dulu para ulama berjalan ratusan kilometer untuk berguru. Sekarang kita sangat beruntung, pendidikan dari SD, SMP hingga SMA sudah difasilitasi secara gratis. Ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya,” katanya.

Muhidi juga menekankan pentingnya keterampilan sebagai bekal masa depan.

“Skill itu adalah kemampuan seseorang melakukan pekerjaan dengan baik. Kalau kita punya keterampilan, peluang untuk sukses akan semakin besar,” jelasnya.

Selain ilmu dan keterampilan, ia menyebut kesungguhan dan kerja keras sebagai syarat penting untuk mencapai keberhasilan.

“Pepatah Minang mengatakan, barakik-rakik ka hulu, baranang-ranang ka tepian; bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian. Waktu SD saya sudah mencangkul di sawah. Saat SMP, ayah saya tukang kayu dan saya membantu mengatam kayu sepulang sekolah. Bahkan ketika SMA, saya juga bekerja di pabrik karet,” ungkapnya.

Muhidi menambahkan, pemerintah juga terus mendorong pemberdayaan generasi muda melalui berbagai pelatihan, termasuk program hilirisasi pertanian bagi lulusan perguruan tinggi yang belum bekerja.

“Mereka kita latih selama seminggu, kemudian kita bantu dengan modal usaha agar bisa mandiri,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa nilai penting lain yang harus ditanamkan sejak dini adalah menjadi manusia yang bermanfaat bagi orang lain.

“Siapapun kita, dalam kondisi apa pun, harus bisa memberikan manfaat kepada orang lain. Itulah nilai penting yang harus kita tanamkan sejak dini,” tuturnya.

Muhidi berharap kegiatan keagamaan di Masjid Al Furqan terus berkembang dan menjadi wadah pembinaan generasi muda.

“Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga tempat membangun karakter dan masa depan generasi muda,” pungkasnya. (rn/*/pzv)

Komentar