Padang, RANAHNEWS.com — Kegiatan Gebyar Ramadan 1447 Hijriah yang diikuti ratusan pelajar tingkat sekolah dasar dan madrasah resmi ditutup di Masjid Raya Gantiang, Kota Padang, Sabtu (14/3/2026). Agenda yang berlangsung pada 8–14 Maret 2026 itu menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Padang menyemarakkan syiar Islam selama bulan suci Ramadan.
Tahun ini kegiatan diikuti sekitar 250 peserta yang merupakan murid SD dan madrasah dari perwakilan masjid dan musala se-Kota Padang. Mereka berkompetisi dalam empat cabang lomba, yakni tahfiz Alquran, adzan, da’i cilik, dan tilawah Alquran.
Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, Gebyar Ramadan ini merupakan yang kedua kita selenggarakan. Insya Allah tahun depan akan kembali digelar dengan pelaksanaan yang lebih baik dan lebih meriah lagi,” ujarnya.
Ia menegaskan, kegiatan tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat syiar Islam sekaligus mendukung pembinaan generasi muda yang religius di Kota Padang.
“Selain menyemarakkan syiar Islam di bulan suci, kegiatan ini juga mendorong lahirnya kafilah-kafilah muda terbaik yang dapat mengharumkan nama Kota Padang di berbagai ajang keagamaan, dan tentunya sejalan dengan Progul Smart Surau,” ungkapnya.
Menurut Fadly Amran, Program Smart Surau mencakup berbagai aktivasi kegiatan, antara lain Subuh Mubarakah, Remaja Masjid Reborn, fasilitasi Rumah Tahfiz, penyediaan ruang pembelajaran digital masjid dan layanan WiFi gratis, serta revisi kurikulum TQA dan MDTW.
“Insya Allah ke depan kita juga akan menyelenggarakan event keagamaan yang lebih besar, yakni Festival Surau. Dalam festival ini tidak hanya anak-anak yang dilombakan, tetapi juga masjid, musala, pengurus, serta pihak yang aktif dalam kegiatan Subuh Mubarakah, Remaja Masjid, termasuk pelaksanaan MDTW dan MDTA terbaik tingkat Kota Padang,” pungkasnya.
Penutupan kegiatan turut dihadiri unsur Forkopimda Kota Padang, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Edy Oktafiandi, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemko Padang, serta jemaah Masjid Raya Gantiang. (rn/*/pzv)













Komentar