Fadly Amran: Kurban Naik, Toleransi Kota Padang Ikut Menguat

News379 Dilihat

Padang, RANAHNEWS – Momen Idul Adha tahun ini menjadi cerminan kuatnya semangat kebersamaan dan kepedulian sosial warga Kota Padang. Ribuan orang dari berbagai penjuru kota memadati Lapangan Apeksi Balai Kota Aie Pacah untuk mengikuti Salat Idul Adha 1446 Hijriah, Jumat (6/6/2025) pagi.

Lebih dari sekadar ritual tahunan, pelaksanaan Salat Ied yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Padang bersama Panitia Hari Besar Islam (PHBI) ini berlangsung dalam suasana penuh kekhusyukan. Bertindak sebagai imam, H. Irsyad, Lc., MA memimpin langsung jalannya salat, sementara khatib disampaikan oleh Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Padang, Prof. Dr. H. Salmadanis, M.Ag.

Dalam sambutannya, Wali Kota Padang Fadly Amran menekankan pentingnya menjadikan Idul Adha sebagai titik balik mempererat rasa kemanusiaan dan empati terhadap sesama.

“Alhamdulillah, kita semua bersyukur bisa kembali merayakan Idul Adha dengan penuh suka cita. Tahun ini, jumlah hewan kurban di Kota Padang mencapai 8.837 ekor. Itu terdiri dari 5 ekor kerbau, 7.736 ekor sapi, dan 1.050 ekor kambing, meningkat dari tahun sebelumnya yang berjumlah 8.026 ekor,” ucapnya bangga.

Tidak hanya itu, Pemko Padang juga menyalurkan 46 ekor sapi kurban ke masjid dan musala yang belum memiliki atau kekurangan hewan kurban. Inisiatif ini dinilai sebagai bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat.

“Ini bukti bahwa semangat berbagi dan kepedulian sosial warga Kota Padang semakin kuat dari tahun ke tahun. Mari kita maknai Idul Adha ini sebagai momentum menumbuhkan jiwa kebersamaan, semangat menolong, dan kepedulian antarsesama demi kejayaan Kota Padang,” imbuh Fadly.

Tak kalah membanggakan, Fadly juga mengungkapkan bahwa Kota Padang kini tidak lagi masuk dalam daftar kota intoleran versi Setara Institute. Justru, Padang melonjak 19 peringkat dan masuk dalam tujuh besar kota dengan peningkatan skor toleransi tertinggi di Indonesia.

“Ini merupakan hasil dari kolaborasi semua pihak—tokoh agama, masyarakat, pemerintah, dan unsur lainnya—dalam menciptakan harmoni sosial,” ujar Fadly.

Tampak hadir dalam pelaksanaan Salat Ied tersebut, Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye, Kepala Kantor Kemenag Edy Oktafiandi, Ketua TP-PKK Kota Padang dr. Dian Puspita Fadly Amran, Sp.JP, para pimpinan OPD, serta tokoh-tokoh ormas keagamaan di Kota Padang. Kebersamaan mereka mencerminkan wajah Idul Adha yang inklusif dan menyejukkan. (rn/*/pzv)

Komentar