Dispersip Solok Gelar Pelatihan Affiliate Marketing untuk Tingkatkan Literasi Digital

Pendidikan253 Dilihat

Kabupaten Solok, RANAHNEWS – Di tengah upaya efisiensi anggaran, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Solok justru meluncurkan langkah inovatif dengan menggelar pelatihan affiliate marketing perdana. Kegiatan ini ditujukan untuk membekali masyarakat dan mahasiswa dengan keterampilan ekonomi digital yang kini tumbuh pesat melalui media sosial dan platform e-commerce.

Bertempat di aula Dispersip Koto Baru pada Kamis, 7 Agustus 2025, pelatihan ini mengusung tema “Banjir Saldo dari Mana Pun Tanpa Ribet”, sebagai simbol semangat untuk membuka peluang ekonomi baru yang bisa dimulai dari desa, dari rumah, bahkan dari gawai pribadi.

Plt. Kepala Bidang Pengelolaan Perpustakaan, Wilma Montezi, A.Md, yang juga ketua pelaksana, mengungkapkan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi. “Pendaftaran secara daring langsung penuh dalam sehari. Total 30 peserta terdiri dari masyarakat umum dan mahasiswa praktik lapangan,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa tren sosial media yang kini menyatu dengan ekosistem belanja digital harus dijawab dengan upaya edukasi yang konkret. “Literasi digital kini bukan pilihan, tapi kebutuhan,” tegasnya.

Kepala Dispersip Kabupaten Solok, Drs. Zulmarnus, dalam sambutannya menyampaikan bahwa perpustakaan harus menjadi garda depan transformasi digital di masyarakat. “Perpustakaan bukan lagi sekadar tempat membaca. Ia harus menjadi ruang inovasi. Kalau bukan kita yang mengedukasi masyarakat, siapa lagi?” katanya. Menyikapi perkembangan teknologi berbasis kecerdasan buatan, ia berharap perpustakaan mampu melahirkan generasi yang adaptif dan produktif. “Saya minta para pemateri jangan pelit ilmu. Tujuannya agar peserta bisa menghasilkan penghasilan nyata dari konten digital,” tambah Zulmarnus.

Materi pelatihan disampaikan oleh Supri Ardi, S.Kom., M.I.Kom., Pranata Komputer Ahli Pertama Dinas Kominfo Kabupaten Solok, yang juga dikenal sebagai konten kreator aktif dan pelaku affiliate marketing. Dalam sesi bertajuk “Cerdas Bermedia Sosial di Era 5.0” dan “Menghasilkan Uang dari Affiliate”, Supri menekankan pentingnya membangun kepercayaan digital, menjaga kualitas konten, serta konsistensi dalam membangun audiens.

Salah satu peserta, Silvilestari, menyambut baik kegiatan ini. “Terima kasih kepada Dispersip dan pemateri. Kegiatan seperti ini penting agar generasi muda tidak salah menggunakan media sosial. Kami ingin menjadikannya ladang rezeki dan ruang berkarya,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, Dispersip Kabupaten Solok menunjukkan komitmennya dalam menjadikan literasi digital sebagai fondasi menuju kemandirian ekonomi masyarakat. Dari rak buku menuju dompet digital, perpustakaan kini hadir sebagai motor penggerak perubahan di era digital. (E_J)

Komentar