Bupati Solok Ajak Tokoh dan Masyarakat Satukan Langkah Bangun Daerah

Politik347 Dilihat

Kabupaten Solok, RANAHNEWS – Nilai adat, agama, dan kearifan lokal kembali ditegaskan sebagai fondasi pembangunan di Kabupaten Solok. Melalui Forum Silaturahmi Gerakan Bersama Membangun Kabupaten Solok yang digelar Senin (7/7/2025) di Ruang Pertemuan Solok Nan Indah, Bupati Jon Firman Pandu mengajak seluruh elemen untuk menyatukan langkah menghadapi persoalan-persoalan masyarakat secara kolaboratif.

“Rasa syukur yang luar biasa karena melalui forum ini kita dapat berkumpul bersama para tokoh, dengan kesadaran bahwa Solok ini harus kita urus secara bersama-sama,” ujar Jon Firman saat membuka forum. Ia menekankan bahwa pembangunan mesti dilakukan dengan mempertimbangkan kearifan lokal, sekaligus memperkuat sinergi antara program pusat dan daerah.

Forum ini dihadiri Wakil Bupati Solok H. Candra, unsur Forkopimda, Sekda Medison, Kepala OPD, camat, wali nagari, serta tokoh masyarakat, bundo kanduang, dan ketua KAN serta BPN se-Kabupaten Solok. Forum tersebut juga menghadirkan tokoh-tokoh berpengaruh sebagai narasumber, yakni mantan Bupati Solok Gamawan Fauzi dan Syamsu Rahim, serta Ketua MUI Sumbar, Gusrizal Gazahar.

Dalam paparannya, Syamsu Rahim menekankan perlunya memfungsikan kembali lembaga nagari sesuai kewenangan dan peran aslinya agar mampu menjawab persoalan masyarakat. Gusrizal Gazahar mengajak masyarakat menghidupkan kembali nilai adat dan agama dalam kehidupan sehari-hari, serta mendorong penyusunan peraturan nagari yang melarang praktik maksiat.

“Cemas saja tidak cukup, kita perlu tindakan nyata. Seluruh elemen masyarakat harus terlibat, bukan hanya pemerintah,” ucap Gusrizal.

Gamawan Fauzi mengingatkan bahwa adat tidak boleh hanya menjadi slogan, melainkan harus dijalankan secara konsisten dalam setiap kebijakan dan tindakan di nagari. Ia juga berpesan agar aparatur sipil negara menjadi pelayan publik yang sesungguhnya.

Menanggapi berbagai masukan, Bupati Jon Firman Pandu menegaskan pentingnya peran wali nagari sebagai garda depan dalam menyelesaikan persoalan sosial dan mendukung penuh program pemerintah daerah. Ia menyebut bahwa pembinaan mental generasi muda juga menjadi perhatian serius, termasuk melalui kerja sama dengan Kodim dan Polres.

“Program pemerintah daerah sejatinya untuk masyarakat. Kita ingin semua pihak berkomitmen dan menindaklanjuti arahan yang disampaikan dalam forum ini secara serius,” tegas Jon Firman di akhir acara.

Forum silaturahmi ini memperlihatkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat adalah kunci membangun Kabupaten Solok yang lebih baik, berkarakter, dan berlandaskan nilai lokal. (E_J)

Komentar