Bantu Warga, PT BRM Turunkan Alat Berat Pulihkan Jalan Longsor

News314 Dilihat

Dharmasraya, RANAHNEWS – Curah hujan tinggi yang melanda Kabupaten Dharmasraya dalam beberapa pekan terakhir menyebabkan banjir dan longsor di berbagai titik. Salah satu daerah yang terdampak cukup parah adalah Jalan Lubuk Labu, Jorong Kanagarian Banai, Kecamatan Sembilan Koto, di mana akses utama warga sempat terputus akibat timbunan material longsor pada 23 Februari 2025.

PT Bukit Raya Mudisa (BRM) langsung merespons permintaan warga untuk membantu membersihkan jalan yang tertutup longsor. Buyung, tokoh masyarakat setempat, menghubungi PT BRM guna meminta bantuan alat berat. “Begitu kami mendapatkan informasi dari warga, perusahaan langsung menurunkan 1 unit excavator ke lokasi untuk membersihkan material longsor,” ungkap Endry Wahyudi, Humas PT BRM.

Proses pembersihan dimulai pada 24 Februari hingga 3 Maret 2025, dengan hasil yang cukup signifikan. Akses jalan kembali normal dan warga dapat beraktivitas seperti biasa. Efragil, Public Relation Officer PT BRM, menegaskan bahwa pihaknya sejak awal telah aktif dalam menangani dampak bencana. “Kami langsung merespons laporan warga dengan menurunkan alat berat ke lokasi. Alat kami sudah bekerja selama satu minggu di Lubuk Labu, dan kini jalan sudah bisa dilalui kembali,” jelasnya.

Efragil juga menepis tudingan bahwa PT BRM tidak berkontribusi dalam penanganan bencana. Menurutnya, sejak bencana longsor terjadi, perusahaan sudah mengerahkan alat berat untuk membersihkan material longsor di beberapa titik di Kecamatan IX Koto, yang juga dikunjungi oleh Bupati Dharmasraya dan Ketua DPRD.

“Perlu dipahami bahwa alat berat yang kami miliki bukan alat siaga seperti yang dimiliki BPBD, melainkan digunakan untuk operasional perusahaan. Mobilisasi alat ke lokasi bencana membutuhkan waktu, terutama jika titik longsor cukup jauh,” jelasnya.

Efragil juga menambahkan bahwa PT BRM selama ini telah aktif membantu korban bencana di berbagai daerah, seperti Pasaman, Pesisir Selatan, dan Agam. “Tidak mungkin kami disebut tidak peduli dengan masyarakat sekitar. Kami turut prihatin dan berempati atas bencana banjir dan longsor yang melanda Dharmasraya,” tegasnya. (Lik)

Komentar