Padang, RANAHNEWS – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menggelar Focus Group Discussion (FGD) Evaluasi Pemilihan Serentak Nasional 2024, sebagai langkah strategis dalam menyusun laporan dan perbaikan sistem pemilu ke depan. Acara ini berlangsung pada 20-21 Februari 2025, di The ZHM Premiere Hotel Padang.
Komisioner KPU Sumbar, Ory Sativa Syakban, menegaskan bahwa FGD ini bertujuan untuk mengevaluasi seluruh tahapan Pilkada Serentak 2024, serta mengumpulkan masukan dari berbagai pihak seperti akademisi, tokoh masyarakat, ormas, dan partai politik.
“Evaluasi ini sangat penting sebagai pedoman dalam menentukan model pelaksanaan pemilihan berikutnya agar lebih baik dan transparan,” ujar Ory, didampingi oleh komisioner Jon Manedi, Medo Patria, dan Hamdan, serta Kabag Teknis Sutrisno yang mewakili Kepala Sekretariat KPU Sumbar.
Ory menyebutkan bahwa ada empat aspek utama yang menjadi fokus dalam evaluasi ini, yaitu: Tahapan Pemilu – Meninjau apakah tahapan berjalan sesuai jadwal dan prosedur, Pelaksanaan Pemilu – Mengevaluasi efektivitas teknis di lapangan, Kelembagaan – Menganalisis kinerja penyelenggara pemilu di tingkat daerah dan nasional, Faktor Lain – Memeriksa tantangan eksternal seperti partisipasi pemilih dan regulasi yang perlu diperbaiki.
“Kami ingin memastikan bahwa model pemilihan ke depan semakin efisien, transparan, dan partisipatif,” lanjut Ory.
FGD ini menghadirkan sejumlah narasumber berpengalaman, di antaranya Ida Budianti dari Tim Paka KPU Pusat serta Pakar Politik Dr. Khairul Fahmi. Acara ini juga diikuti oleh perwakilan Forkopimda Sumbar, partai politik, ormas, serta stakeholder terkait lainnya.
Sebagai penutup, KPU Sumbar memberikan penghargaan kepada Gubernur Sumbar dan Forkopimda, serta menayangkan video dokumentasi perjalanan Pilkada Sumbar 2024.
Dengan adanya FGD ini, diharapkan penyelenggaraan pemilu di masa depan dapat berjalan lebih transparan, akuntabel, dan sesuai harapan masyarakat. (rn/*/pzv)

















Komentar