Guspardi Sebut Transisi Kepemimpinan PAN Sumbar Berjalan Harmonis

Politik45 Dilihat

Padang, RANAHNEWS.com — Tokoh Partai Amanat Nasional (PAN) Sumatera Barat, Guspardi Gaus, menilai pergantian kepemimpinan DPW PAN Sumbar pasca mundurnya Arisal Aziz justru menunjukkan kuatnya konsolidasi internal partai. Menurutnya, proses transisi yang berlangsung cepat menjadi bukti bahwa kader PAN tetap solid dan berada dalam satu barisan.

Guspardi menyebut Arisal Aziz resmi mengundurkan diri dari jabatan Ketua DPW PAN Sumbar pada 9 Juni 2026. Lima hari kemudian, tepatnya 14 Juni 2026, PAN telah melantik ketua DPW yang baru.

“Buktinya setelah Arisal Aziz mundur dan untuk mencari penggantinya, proses pergantian kepemimpinan di tubuh PAN Sumbar berlangsung cepat dan tepat. Ini menunjukkan kuatnya konsolidasi internal partai,” kata anggota DPR RI periode 2019–2024 itu.

Menurutnya, kecepatan pergantian kepemimpinan tersebut mencerminkan harmonisasi yang baik di lingkungan PAN Sumbar.

“Artinya harmonisasi dan konsolidasi sangat luar biasa di internal partai,” ujarnya.

Guspardi mengatakan dinamika yang muncul setelah pergantian kepemimpinan merupakan hal yang wajar dalam organisasi politik. Perbedaan pandangan maupun berbagai respons dari kader, kata dia, merupakan bagian dari proses demokrasi yang sehat.

“Terjadi gejolak, gelombang, dan sebagainya itu bagian dari dinamika dalam tubuh partai. Itu biasa terjadi dan tidak ada masalah,” tuturnya.

Ia menilai terpilihnya kembali Indra Dt Rajo Lelo sebagai Ketua DPW PAN Sumbar menjadi momentum untuk melakukan evaluasi sekaligus memperkuat langkah partai menghadapi tantangan politik ke depan. Pengalaman Indra yang pernah memimpin PAN Sumbar sebelumnya dinilai menjadi modal penting dalam membesarkan partai.

Meski demikian, Guspardi menegaskan keberhasilan PAN tidak hanya bergantung pada figur ketua, tetapi juga ditentukan oleh kekuatan organisasi secara menyeluruh. Karena itu, hubungan antara DPW dan seluruh DPD PAN kabupaten dan kota harus terus diperkuat.

“Ke depan harus dilakukan perencanaan dan pendataan yang matang sehingga PAN bisa meraih pimpinan di Sumbar. Yang tidak kalah penting adalah konsolidasi antara DPW dan DPD-DPD harus solid,” ungkap mantan anggota DPRD Sumbar tiga periode tersebut.

Guspardi juga menegaskan bahwa keputusan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menunjuk kembali Indra Dt Rajo Lelo telah melalui berbagai pertimbangan. Menurutnya, pengalaman dan pemahaman Indra terhadap organisasi menjadi salah satu faktor penting dalam keputusan tersebut.

“Diangkat sebagai ketua DPW tidak ujug-ujug. Beliau sudah berpengalaman sebagai ketua dan memahami kepengurusan partai. Dalam partai, kepemimpinan bukan bersifat personal, tetapi kolektif kolegial,” katanya.

Di akhir pernyataannya, Guspardi mengingatkan seluruh kader PAN untuk tetap tegak lurus terhadap keputusan partai dan menjaga soliditas organisasi.

“Dalam berpartai harus tegas, lurus, dan satu komando. Partai sifatnya vertikal. Apa yang diputuskan ketua umum, kita harus mendengar dan mengikuti,” pungkasnya. (rn/*/pzv)

Komentar