Progres Revitalisasi 28 Sekolah di Pariaman Capai Tahap Finishing

Pendidikan21 Dilihat

Pariaman, RANAHNEWS.com — Progres pembangunan revitalisasi 28 sekolah dasar di Kota Pariaman yang menerima bantuan rehabilitasi pascabencana mendapat perhatian langsung dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Tim Direktorat Sekolah Dasar (Dit SD) Kemendikdasmen meninjau sejumlah lokasi untuk memastikan pengerjaan berjalan sesuai target dan dapat dimanfaatkan pada tahun ajaran baru.

Sebelum melakukan peninjauan lapangan, Tim Dit SD Kemendikdasmen yang dipimpin Wahyu Pramusinto bertemu dengan Wali Kota Pariaman Yota Balad di Lapangan Tenis GOR St. Rajo Bujang, Kota Pariaman, Jumat (12/6/2026).

Pertemuan tersebut membahas perkembangan serta percepatan pembangunan infrastruktur sekolah yang menjadi prioritas pemerintah pusat. Peninjauan dilakukan untuk memastikan bantuan revitalisasi berjalan sesuai standar dan selesai tepat waktu guna mendukung kenyamanan serta keamanan kegiatan belajar mengajar di sekolah terdampak.

Wali Kota Pariaman Yota Balad mengatakan revitalisasi 28 sekolah tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik bangunan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan mutu layanan pendidikan.

“Revitalisasi terhadap 28 sekolah di Kota Pariaman bukan sekadar perbaikan fisik bangunan. Bagi kami, ini adalah investasi strategis untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan. Kunjungan Bapak dan Ibu hari ini sangat berarti bagi kami. Kami berterima kasih dan sangat menghargai perhatian serta dukungan penuh dari Kemendikdasmen dalam upaya percepatan pembenahan sarana dan prasarana pendidikan di daerah kami,” ujarnya.

Ia menegaskan Pemerintah Kota Pariaman berkomitmen memastikan seluruh anak usia sekolah memperoleh akses pendidikan yang layak dalam lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan representatif.

“Kami berkomitmen untuk terus mengawal pelaksanaan revitalisasi ini agar selesai tepat waktu, tepat mutu, dan memberikan manfaat maksimal bagi anak didik. Kami juga berharap kolaborasi antara Pemerintah Kota dan Kemendikdasmen tetap terjalin erat, terutama dalam peningkatan kapasitas tenaga pendidik dan pengembangan kurikulum yang inovatif,” katanya.

Sementara itu, Wahyu Pramusinto menjelaskan kunjungan dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan pembangunan revitalisasi sekolah yang didanai melalui APBN Tahun 2026 melalui program revitalisasi bencana Direktorat Sekolah Dasar Kemendikdasmen.

“Hari ini kita melihat langsung sejauh mana progres pembangunan revitalisasi 28 sekolah di Kota Pariaman. Alhamdulillah, seluruh sekolah menunjukkan progres yang baik, bahkan beberapa di antaranya sudah memasuki tahap penyelesaian akhir. Pada tahun ajaran baru nanti, 28 sekolah ini sudah dapat digunakan. Bantuan yang diterima masing-masing sekolah berbeda sesuai tingkat kerusakan yang dilaporkan,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman, Hertati Taher, mengatakan kunjungan Tim Dit SD Kemendikdasmen berlangsung selama dua hari, mulai 12 hingga 13 Juni 2026.

Menurutnya, program revitalisasi tersebut diprioritaskan bagi daerah yang terdampak bencana hidrometeorologi, termasuk Kota Pariaman.

“Awalnya kami mengusulkan 48 sekolah yang terdampak, namun untuk Tahun 2026 yang disetujui baru 28 sekolah. Kami berharap ke depan kembali mendapatkan bantuan sehingga seluruh sekolah yang membutuhkan perbaikan dapat direhabilitasi,” katanya. (rn/*/pzv)

Komentar