Padang, RANAHNEWS.com — Penguatan nilai keimanan pasca-Ramadan menjadi pesan utama dalam kegiatan Halal Bihalal Idulfitri 1447 H yang digelar Aisyiyah Pauh IX di Masjid Raya Kebenaran, Kelurahan Anduring, Kecamatan Kuranji, Jumat (17/4/2026).
Dalam kegiatan yang dihadiri ratusan anggota Aisyiyah, tokoh masyarakat, serta jajaran Pemerintah Kota Padang itu, Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menyampaikan tausiah terkait makna keberhasilan ibadah puasa.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan puasa tidak hanya diukur selama Ramadan, tetapi tercermin dari perilaku setelahnya.
“Ukuran keberhasilan puasa adalah sejauh mana kedekatan dan ketaatan kita kepada Allah SWT setelah Ramadan berlalu. Jika kita tetap menjaga salat di awal waktu dan semakin disiplin beribadah, itu menjadi tanda puasa kita berhasil,” ujarnya.
Maigus Nasir menjelaskan tujuan utama puasa adalah membentuk pribadi yang bertakwa, yang ditandai dengan kebiasaan bersedekah, kemampuan menahan amarah, serta mudah memaafkan kesalahan orang lain.
“Nilai-nilai inilah yang harus terus kita jaga dan tingkatkan dalam kehidupan sehari-hari setelah Ramadan dan Idulfitri,” tambahnya.
Ia juga mengajak jamaah menjadikan Ramadan sebagai titik awal perubahan menuju pribadi yang lebih baik, sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga keimanan dan ketakwaan.
“Mudah-mudahan Ramadan yang lalu telah membersihkan kita dari segala dosa, dan semoga kita dapat dipertemukan kembali dengan Ramadan yang akan datang,” tutupnya.
Pada kesempatan itu, Maigus Nasir turut mengajak Aisyiyah mendukung program unggulan Pemerintah Kota Padang, Smart Surau, sebagai upaya membentuk generasi muda yang kuat secara spiritual dan berkarakter.
“Berbagai tantangan sosial seperti penyalahgunaan narkoba dan perilaku menyimpang menjadi perhatian serius, sehingga diperlukan penguatan iman generasi muda sebagai benteng utama. Melalui penguatan nilai-nilai agama, kita berharap generasi muda Kota Padang dapat terhindar dari berbagai pengaruh negatif,” pungkasnya. (rn/*/pzv)
















Komentar