RSUP Dr M Djamil Dinilai Jadi Rumah Sakit Pendidikan

Nasional21 Dilihat

Padang, RANAHNEWS.com — Penilaian pengembangan RSUP Dr. M. Djamil Padang sebagai rumah sakit pendidikan mulai dilakukan melalui kunjungan tim dari Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Kesehatan, dan Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB), Senin (13/4/2026). Agenda ini menjadi bagian dari persiapan implementasi proyek transformasi rumah sakit pendidikan di Indonesia.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, yang turut menyambut tim penilai di Auditorium Lantai IV Gedung Administrasi dan Rawat Jalan RSUP Dr. M. Djamil, menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan tersebut.

“Kota Padang telah ditetapkan sebagai kota jasa sebagaimana tertuang dalam perencanaan jangka panjang daerah. Artinya, dalam 20 tahun ke depan, Kota Padang akan semakin berkembang sebagai kota berbasis layanan (service), termasuk dalam sektor kesehatan,” ujarnya.

Ia menegaskan, penguatan fasilitas dan layanan kesehatan tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan publik, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan sumber daya manusia di bidang kesehatan.

“Kami sangat mendukung penuh inisiatif pengembangan RSUP Dr. M. Djamil yang selama ini menjadi rujukan utama pelayanan kesehatan di Sumatera Barat dan sekitarnya. Dengan tingginya beban layanan, pengembangan rumah sakit ini menjadi sangat penting,” tambahnya.

Direktur Tata Kelola Pelayanan Kesehatan Rujukan Kementerian Kesehatan RI, Ockti Palupi Rahayuningtyas, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan implementasi proyek transformasi rumah sakit pendidikan melalui skema pendanaan internasional dari AIIB, yang dikenal dengan program THRUST (Teaching Hospital Referral Upgrading and System Transformation).

“Melalui penilaian ini, kami ingin memastikan adanya kesamaan persepsi antar pemangku kepentingan terkait kesiapan implementasi proyek, baik dari aspek teknis maupun kelembagaan, serta memperkuat koordinasi lintas sektor guna mendukung kelancaran pelaksanaan program ke depan,” jelasnya.

Sementara itu, Senior Investment Officer and Project Team Leader AIIB, Deni A Fauzi, menyampaikan bahwa proyek yang dikenal sebagai TRAS mencakup pembangunan delapan rumah sakit pendidikan di Indonesia.

Ia menambahkan, proyek tersebut tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada penguatan sistem layanan, peningkatan kapasitas institusi, serta standarisasi mutu layanan kesehatan secara nasional.

Kegiatan ini turut dihadiri Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil Dovy Djanas, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dr. Sukri Rahmat, serta Direktur Kesehatan dan Gizi Masyarakat Bappenas Diah Lenggogeni. (rn/*/pzv)

Komentar