Pemkab Tanah Datar Gelar Kajian Tasawuf bagi ASN

Parlemen32 Dilihat

Tanah Datar, RANAHNEWS.com — Pemerintah Kabupaten Tanah Datar menggelar kajian tasawuf bagi aparatur sipil negara (ASN) sebagai upaya memperkuat integritas, ketulusan, dan nilai ibadah dalam pengabdian kepada masyarakat, Sabtu malam (7/2/2026), di Gedung Indo Jolito, Batusangkar.

Kajian tasawuf tersebut diikuti jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Datar dan dipimpin langsung oleh Bupati Tanah Datar Eka Putra. Kegiatan ini menekankan pentingnya keseimbangan antara pencapaian kinerja administratif dan pembinaan spiritual dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Bupati Eka Putra menyampaikan bahwa tasawuf menjadi sarana pembinaan hati dan akhlak agar ASN mampu menjalankan amanah dengan jujur, ikhlas, sabar, dan bertanggung jawab.

“Melalui tasawuf, ASN diajak membersihkan hati dari sifat sombong, iri, tamak, dan cinta dunia berlebihan. Sebaliknya, ditanamkan nilai keikhlasan, kesederhanaan, disiplin, serta rasa takut dan cinta kepada Allah SWT sebagai fondasi integritas dan profesionalisme,” ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa pengajian tasawuf bagi ASN telah lama direncanakan dan kini dimulai dari pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar.

“Tasawuf membantu ASN menghadapi tekanan pekerjaan dengan lebih tenang dan bijaksana. Dengan hati yang terlatih melalui zikir, muhasabah, dan pengendalian diri, ASN dapat menjaga etika kerja, meningkatkan empati, serta memperkuat komitmen melayani dengan sepenuh hati,” katanya.

Menurut Eka Putra, pembelajaran tasawuf tidak hanya memperbaiki hubungan manusia dengan Allah SWT, tetapi juga memperindah hubungan antarsesama dalam kehidupan sosial dan pelayanan publik.

“ASN yang berlandaskan nilai tasawuf diharapkan menjadi pelayan masyarakat yang berakhlak mulia, adil, amanah, dan membawa keberkahan dalam setiap tugas pengabdian,” ujarnya.

Dalam tausiahnya, Ustadz Zulhamdi Buya Kerajaan Nan Shaleh menyampaikan bahwa pengajian tasawuf merupakan ajaran Rasulullah SAW dan telah menjadi bagian dari perjuangan ulama sejak dahulu.

“Agama itu mencakup iman atau tauhid, Islam atau fikih, dan ihsan atau tasawuf, dengan penekanan pada pembinaan hati,” ucapnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara ulama dan umara dalam membangun masyarakat.

“Ulama memberi tuntunan moral dan agama, umara menjalankan pemerintahan dengan nilai-nilai tersebut. Jika sejalan, masyarakat akan hidup lebih damai, adil, dan sejahtera,” katanya.

Buya Zulhamdi menambahkan bahwa kajian fikih, tauhid, dan tasawuf harus dimiliki setiap pribadi, sehingga pengajian tasawuf bagi ASN dinilai relevan dan penting.

“Hati perlu terus disirami ilmu agama. Agenda Pemerintah Kabupaten Tanah Datar ini sangat baik untuk pembinaan aparatur,” ujarnya.

Kajian tasawuf tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Tanah Datar Abdurrahman Hadi, Ketua TP-PKK Ny. Lise Eka Putra, para asisten, staf ahli bupati, kepala organisasi perangkat daerah, camat, serta pejabat daerah lainnya. (rn/*/mat)

Komentar